Pemerintah Tekan Biaya Haji: Buat Kampung hingga Penerbangan

PEMERINTAH berupaya menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji agar terjangkau bagi jemaah. Caranya dengan pembangunan Kampung Haji, penambahan penerbangan, serta pengurangan masa tinggal di Arab Saudi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto menargetkan biaya haji dapat ditekan semurah mungkin dengan berbagai skenario. “Kami tentunya memiliki target supaya bisa semurah mungkin, karena ujungnya adalah kita ingin mengurangi biaya naik haji bagi para jamaah kita dengan berbagai skenario dan berbagai cara,” kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat seperti dikutip Antara, Selasa 6 Januari 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Salah satu langkah strategis yang disiapkan, yaitu dengan membangun Kampung Haji yang dikelola secara mandiri oleh Indonesia.

“Satu, kita bangun sendiri Kampung Haji, kemudian juga kita sedang bernegosiasi untuk menambah flight supaya waktu tunggu itu menjadi tidak terlalu panjang,” ujar Prasetyo.

Saat ini, kata dia, rata-rata masa tinggal jamaah haji Indonesia di Arab Saudi mencapai sekitar 41 hari, sementara Pemerintah menargetkan durasi tersebut dapat dipangkas mendekati masa tinggal jamaah haji Malaysia yang berkisar 31 hari.

Menurut Prasetyo, pengurangan masa tinggal itu dapat berdampak signifikan terhadap efisiensi biaya haji yang akan ditanggung oleh calon peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Bidang Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan Kampung Haji rencananya akan berlokasi di kawasan Thakher, Makkah. Dia menyebutkan pengelolaan hotel di kawasan tersebut berada di bawah Danantara, sementara pihaknya bertindak sebagai pengguna fasilitas.

Meski demikian, terkait pemanfaatannya, Irfan memastikan Kampung Haji belum dapat digunakan pada musim haji 2026. “Kemungkinan baru bisa dimanfaatkan pada 2027,” ungkap Irfan.

Dia juga menuturkan sampai dengan saat ini, belum ada perubahan skema kedatangan jamaah, sehingga tetap melalui Madinah dan Jeddah.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan pembangunan Kampung Haji rencananya akan dimulai pada kuartal IV 2026. Untuk musim haji tahun ini, sejumlah aset yang telah dibeli masih dalam tahap survei oleh Kementerian Haji dan Umroh. 

  • Related Posts

    Kapendam Udayana Pastikan Penjemputan Ayah Prada Lucky Sesuai Prosedur TNI

    Jakarta – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman memberikan penjelasan terkait video viral penjemputan paksa terhadap Pelda Chrestian Namo di Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur…

    Duduk Perkara Ayah Prada Lucky Ditangkap di Pelabuhan Kupang

    Jakarta – Viral ayah Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Pelda Chrestian Namo, ditangkap oleh anggota Denpom IX/1 Kupang di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ternyata, penangkapan Chrestian itu berdasarkan laporan dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *