PRESIDEN Prabowo Subianto akan menggelar retret Kabinet Merah Putih di rumah pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa besok, 6 Januari 2026. Seluruh menteri dan wakil menteri diundang untuk mengikuti agenda itu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan retret akan berlangsung satu hari. “Satu hari saja untuk seluruh anggota kabinet,” kata Bima saat dimintai konfirmasi pada Senin, 5 Januari 2026.
Dalam undangan yang mereka dapat, kata Bima, para pejabat diminta mengenakan pakaian safari cokelat muda atau khaki. Namun, Bima belum mendapat informasi soal materi untuk retret besok.
Bima memperkirakan agenda kali ini akan mirip dengan retret kabinet yang sebelumnya digelar pada akhir Oktober 2024 atau sesaat setelah pelantikan menteri dan wakil menteri. Ketika itu, retret menteri untuk Kabinet Merah Putih berlangsung pada 24-27 Oktober 2024 di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Retret ini dilakukan sebagai bagian dari pembekalan para menteri, wakil menteri, dan kepala dari badan dan lembaga pada kabinet pimpinan Presiden Prabowo yang ketika itu berjumlah 136 orang.
Seusai retret ketika itu, Prabowo memberi isyarat pelaksanaan retret kabinet pemerintahannya akan dilakukan secara berkala. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
“Bapak Presiden RI Prabowo mengisyaratkan bahwa kegiatan retret seperti ini tidak hanya dilaksanakan untuk saat ini, namun juga dilaksanakan secara berkala,” katanya dalam keterangan tertulis pada Senin, 28 Oktober 2024.
Menurut dia, kegiatan pembekalan secara berkala ini sebagai check point kinerja para anggota kabinet. Selain itu, ujarnya, untuk memastikan hal-hal yang menjadi langkah strategis pemerintah bisa terlaksana.
Dia mengungkapkan, kegiatan retret kabinet Prabowo ini juga dalam rangka memastikan penegakan hukum, khususnya soal antikorupsi yang berkali-kali diwanti-wanti oleh kepala negara. Dengan pembekalan ini, katanya, para anggota kabinet bisa memberikan teladan bagi lingkungan kerja di kementerian atau lembaganya masing-masing.
Pelatihan Kabinet Prabowo di Magelang berlangsung secara tertutup. Sepanjang Jumat, 25 Oktober 2024, Prabowo membuka pelatihan dengan memberi arahan di ruang terbuka hijau Akmil Magelang. Sejumlah topik diberikan tentang pencegahan korupsi, perencanaan pembangunan, kebijakan anggaran, dan pelaksanaan birokrasi.
Melalui keterangan tertulis tim medianya ketika itu, Prabowo menyatakan agenda Retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang tidak bersifat militeristik. Prabowo hanya ingin menggembleng seluruh jajaran menteri dan wakil menteri dengan latihan serta pengarahan.
Namun Prabowo menekankan bahwa retret di Akmil Magelang merupakan ‘The Military Way’ yang biasa dilakukan di pemerintahan. “The military way inti dari semua perusahaan adalah disiplin. Kedua, kesetiaan. Benar-benar minta saudara tidak setia kepada Prabowo. Setia kepada bangsa dan negara Indonesia,” kata Prabowo.
Agenda retret Kabinet Merah Putih yang dihelat 25-27 Oktober 2024 mendapat sorotan lantaran dinilai sarat akan nuansa militer. Kegiatan tersebut juga dianggap tak memiliki relevansi.
Akademisi dari Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, mengatakan terdapat kesalahpahaman dalam mempersepsikan bela negara yang memang menjadi amanat dari Undang-Undang Dasar 1945.
“Bela negara tidak harus mengedepankan aspek fisik seperti pelatihan militer,” kata Herdiansyah saat dihubungi, Senin, 28 Oktober 2024.
Alih-alih melakukan penggemblengan kepada jajaran Kabinet Merah Putih dengan gaya militeristik, kata dia, Prabowo semestinya dapat lebih bersikap rasional dalam memberikan pembekalan dan pelatihan kepada kabinetnya.
Andi Adam Faturahman, Daniel A Fajri, dan Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan editor: Pembelajaran di Sekolah Terdampak Bencana Bisa Fleksibel






