Alvi Pemutilasi Pacar Jadi Ratusan Potong Didakwa Pembunuhan Berencana

Jakarta

Alvi Maulana didakwa melakukan pembunuhan berencana. Jaksa mengatakan Alvi telah membunuh dan memutilasi pacarnya, Tiara Angelina Saraswati (25) hingga ratusan potong.

Dilansir detikJatim, Senin (5/1/2026), Alvi tampak dikawal ketat petugas saat menuju ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Ia langsung duduk di kursi terdakwa didampingi tim penasihat hukumnya dari LBH Rahmatan Lil Alamin Jombang.

Adapun tim jaksa penuntut umum (JPU) dipimpin langsung Kasipidum Kejari Kabupaten Mojokerto Erfandy Kurnia Rachman. Sementara itu sidang dipimpin ketua majelis hakim Jenny Tulak, serta hakim anggota Tri Sugondo dan Made C Buana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erfandy menjelaskan, Alvi didakwa dengan KUHP lama, yaitu dakwaan primer Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Sedangkan dakwaan subsidernya Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

“Karena berkas perkara atas nama Alvi sudah kami limpahkan (ke PN Mojokerto) pada Desember 2025 sebelum KUHP baru berlaku. Sehingga kami dakwa dengan pasal KUHP yang lama,” jelasnya.

Erfandy mengatakan pihaknya bakal mengajukan penyesuaian dengan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang baru. Pada tahap tuntutan nanti, pihaknya hakal menerapkan Pasal 459 subsider Pasal 458 Ayat (1) KUHP baru.

Baca berita selengkapnya di sini.

(whn/jbr)

  • Related Posts

    RI Gabung BoP, Menkomdigi: Untuk Palestina Tak Bisa Hanya Jadi Penonton

    Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan Indonesia sudah seharusnya tak hanya menjadi penonton dalam upaya perdamaian di Palestina. Meutya mengatakan masuknya Indonesia dalam forum Board of…

    Waka MPR Dorong Kebijakan Tepat-Dedikasi Guru buat Akses Pendidikan Merata

    Jakarta – Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) mendorong pelaksanaan kebijakan yang tepat dan kreatif, serta dedikasi guru yang kuat. Hal itu sebagai bagian upaya melahirkan akses pendidikan yang merata…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *