Pengemudi Mobil Tertemper KA Saat Kabur Usai Tabrak Lari di Jakbar Masih Dirawat

Jakarta

Polisi mengungkap kondisi pengemudi mobil Mazda CX-5, JC, yang tertemper kereta api setelah kabur dari insiden tabrak lari di Tambora, Jakarta Barat (Jakbar). Polisi mengatakan JC masih dalam perawatan di rumah sakit (RS).

“JC saat ini masih dalam perawatan di RS, maka belum bisa dilakukan pemeriksaan,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani kepada detikcom, Sabtu (3/1/2026).

Ojo menjelaskan JC mendapatkan perawatan di RS setelah menjadi bulan-bulanan warga karena mobilnya telah melakukan tindakan tabrak lari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Iya (dirawat akibat dikeroyok warga),” tutur Ojo.

Sementara itu, sopir yang melakukan tabrak lari saat mengemudikan mobil Mazda CX-5 sebelum bertukar kursi kemudi dengan JC masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

“(Sopir yang tabrak lari) belum (ditangkap),” jelas Ojo.

Sebelumnya, polisi mengungkap fakta baru terkait kasus tabrak lari yang berujung mobil Mazda CX-5 tertemper kereta di Jakarta Utara. Ternyata ada sopir pertama yang menabrak sejumlah motor dan pejalan kaki hingga menewaskan dua orang di Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat.

“Penabrak orang di Tanah Sereal bukan JC, tapi rekannya JC,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, dalam keterangannya, Jumat (2/1).

Ojo menyampaikan fakta ini diperoleh setelah pihak kepolisian menginterogasi saksi-saksi di dalam mobil tersebut.

“Saya barusan interogasi saksi yang ada dalam mobil Mazda yang saat ini masih diamankan di Unit Laka Jakarta Utara,” imbuhnya.

Setelah melakukan tabrak lari tersebut, si pengemudi bergantian menyetir dengan JC. Di saat itulah pelaku melarikan diri.

“Sedang kita cari, karena lari saat bergantian mengemudi antara temannya JC dengan JC,” ucapnya.

“Karena kurang yakin JC kepada temannya, karena habis menabrak itu, maka kemudi diambil alih oleh JC,” sambungnya.

Mobil Dikejar Massa

Saat JC mengambil alih kemudi, mobilnya ternyata dikejar-kejar massa. Karena panik, JC menerobos palang pintu rel KA di Gunung Sahari hingga tertemper lokomotif.

“Karena panik, JC saat melintas rel KA di Gunung Sahari menabrak lokomotif yang sedang melintas, padahal palang pintu KA sudah tertutup dan sudah terdengar tanda bunyi KA,” paparnya.

Kecelakaan ini awalnya terjadi di Jalan Tanah Sereal IV dekat minimarket di wilayah Tambora, Jakbar, pada dini hari pukul 02.20 WIB. Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Dua korban yang tewas ialah pengendara motor Honda PCX bernama Satrio (16) dan Valentino (19), yang merupakan pembonceng motor yang belum diketahui nomor polisi (nopol) pada kendaraan tersebut. Keduanya mengalami luka pada kepala, kaki, dan tangan.

Pengemudi diketahui melarikan diri usai menabrak para korban. Setelah kejadian itu, mobil menerobos perlintasan rel hingga tertemper kereta.

Artikel ini sekaligus merevisi informasi yang sebelumnya disampaikan oleh Ojo Ruslani yang menyebut bahwa pengemudi yang melakukan tabrak lari adalah JC.

(kuf/eva)

  • Related Posts

    Detik-detik Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan Libatkan Ekskavator di Bogor

    Jakarta – Polisi menjelaskan detik-detik kecelakaan beruntun melibatkan ekskavator dan 6 kendaraan lainnya di Jalan Raya Jonggol Cariu, Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan berawal ketika kendaraan truk trailer mengangkut ekskavator.…

    Rumahnya Rusak Diterjang Hujan-Angin Kencang, Warga di Bogor Mengungsi

    Jakarta – Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Desa Tugujaya, Cigombong, Bogor, Jawa Barat. Salah satu rumah warga rusak hingga penghuninya mengungsi. “Hujan yang cukup deras disertai angin mengakibatkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *