Korban Meninggal Akibat Bencana Sumatera Kini 1.059 Orang, 192 Hilang

Jakarta

Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus bertambah. Hari ini jumlah korban tewas menjadi 1.059 orang.

“Per hari ini ditemukan tambahan 6 jasad. Di Aceh Utara 2 jiwa dan di Sumatera Utara, Tapanuli Tengah, 4 jiwa. Sehingga rekapitulasi korban meninggal per hari ini berjumlah 1.059 jiwa,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam jumpa pers, Rabu (17/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini korban hilang di tiga provinsi berjumlah 192 orang. Dan jumlah pengungsi mengalami penurunan sebanyak 28.440 jiwa dari 606.040 orang.

“Sehingga total (pengungsi) sejumlah 577.600 jiwa,” ucap Abdul Muhari.

Berikut data korban jiwa di 3 Provinsi:

Aceh: 451 meninggal dunia
Sumut: 364 meninggal dunia
Sumbar: 244 meninggal dunia.

Adapun BNPB masih melakukan pencarian terhadap korban hilang. Berikut ini data korban yang masih dilakukan pencarian:

Sumatera Utara:
– Tapanuli Tengah: Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair (41 hilang)
– Tapanuli Selatan: Desa Garoga, Batang Toru (30 hilang)
– Kota Sibolga: Pancuran Gerobak, Sibolga Kota (1 hilang).

Sumatera Barat
– Kabupaten Agam: Kecamatan Malalak dan Palembayan (55 hilang)
– Kota Padang Panjang: Aliran Sungai Batang Anai (31 hilang)
– Kabupaten Padang Pariaman: Aliran Sungai batang Anai (1 hilang)
– Kabupaten Ranah Datar: Aliran Sungai batang Anai.

Aceh
– Kabupaten Bener Meriah (14 hilang)
– Kabupaten Aceh Utara (6 hilang)
– Kabupaten Aceh Tengah (4 hilang)
– Kabupaten Bireuen (3 hilang)
– Kabupaten Nagan Raya (3 hilang)
– Kabupaten Aceh Tamiang.

(idn/dhn)

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *