ITB Hapus Seleksi Mandiri Calon Mahasiswa Baru Mulai 2026

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) menghapus jalur seleksi mandiri dalam penerimaan mahasiswa baru 2026. Kampus terbaik keempat di Indonesia versi QS World University Rankings (QS WUR) 2026 ini mengganti seleksi mandiri dengan seleksi siswa unggul atau SSU.

Direktur Penerimaan Mahasiswa ITB Achmad Syarief menuturkan jalur SSU berbasis pada prestasi. Baik prestasi akademik maupun non akademik. Menurut Achmad, ITB ingin seleksi penerimaan mahasiswa baru di kampusnya lebih inklusif.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Lewat sistem seleksi terbaru ini, Ia menuturkan siswa dari kalangan menengah ke bawah memiliki peluang yang sama dengan pelajar dari kalangan berada dalam bersaing memperebutkan kursi kuliah. “Ini jalur prestasi, bukan jalur finansial. Kami ingin memberikan peluang bagi talenta dari seluruh Nusantara agar dapat berkembang melalui pendidikan ITB,” kata dia sebagaimana dilansir laman ITB pada Senin, 15 Desember 2025.

Nantinya, SSU terbagi menjadi dua jenis seleksi, yakni seleksi non-tes yang ditujukan bagi calon mahasiswa berprestasi akademik dan non akademik. Misalnya, peserta talenta nasional yang pernah mengikuti olimpiade sains nasional atau OSN, lalu memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, budaya, keagamaan, dan afirmasi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar alias 3T. 

Sementara jenis seleksi kedua yaitu seleksi reguler. Seleksi ini menggunakan ITB AQ, dengan tambahan tes gambar bagi peminat Fakultas Senirupa dan Desain serta bidang studi Arsitektur. 

Meski jalur seleksi mandiri berubah menjadi SSU, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Irwan Meilano menjelaskan jalur penerimaan mahasiswa baru lainnya Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), tetap ada. 

Justru, Irwan berkata, dengan adanya penambahan sistem baru, Kampus Ganesha ini telah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi calon mahasiswa terbaik untuk bergabung. “Dengan membuka berbagai jalur penerimaan, ITB memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi calon mahasiswa untuk belajar serta berperan dalam membawa perubahan bagi bangsa,” kata dia. 

Ia menekankan bahwa transformasi ini merupakan langkah ITB untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa. Cara ini, Irwan berujar sesuai dengan misi ITB yang ingin menjaring talenta unggul dari berbagai daerah dan mencetak calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Penyempurnaan sistem penerimaan mahasiswa tahun 2026 dilakukan agar ITB memperoleh talenta terbaik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi dan karakter yang kuat,” ujarnya.

  • Related Posts

    Ketum Projo Prihatin Aktivis KontraS Diserang Air Keras, Dukung Penegakan Hukum

    Jakarta – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, prihatin dengan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dia menyebut kejadian itu tidak sejalan dengan nilai-nilai demokrasi serta penghormatan…

    Wanti-wanti Buat Warga Ibu Kota Saat Hawa Panas Landa Jakarta

    Jakarta – Cuaca Jakarta terasa lebih panas beberapa hari belakangan. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi dampaknya ke tubuh dengan menerapkan sejumlah proteksi. Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *