Prabowo Apresiasi Kontingen RI di SEA Games 2025, Beri Pesan Ini

Jakarta

Menpora Erick Thohir mengatakan Presiden Prabowo Subianto sangat mengapresasi keberhasilan kontingen Indonesia SEA Games 2025, yang mengumpulkan 31 medali emas hingga kemarin. Erick mengatakan Prabowo bangga terhadap perjuangan para atlet Indonesia.

“Presiden menilai para atlet telah menunjukkan usaha terbaik dalam menjalankan tugas yang mulia ini, karena tampil di SEA Games bukan hanya berarti tampil di sebuah pertandingan semata, melainkan tugas membela negara sehingga Indonesia Raya berkumandang di hadapan bangsa-bangsa lainnya,” kata Erick Thohir dilansir Antara, Minggu (14/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erick juga menyampaikan salam Prabowo kepada seluruh atlet yang berjuang di Sea Games. Dia mengatakan Prabowo berpesan agar para atlet dapat totalitas dalam bertanding dan tetap berkonsentrasi.

“Bapak Presiden Prabowo menyampaikan salam kepada seluruh atlet yang sedang berjuang di SEA Games. Beliau berterima kasih kepada para peraih medali atas semangat mereka menghadirkan prestasi. Bapak Presiden juga berpesan para atlet untuk total dalam bertanding sampai di hari akhir, tetap konsentrasi, disiplin dan bangun kekuatan mental serta keyakinan, karena ini adalah kunci sang pemenang,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah menghargai kerja keras para peraih emas dengan menyiapkan bonus senilai Rp1 miliar. Dia mengatakan bonus tersebut merupakan bentuk penghormatan negara terhadap menghargai jasa para pahlawan di bidang olahraga.

Lihat juga Video ‘Timnas Indonesia Kalahkan Myanmar 3-1, Tapi Gagal ke Semifinal’:

(amw/gbr)

  • Related Posts

    KPK Ungkap Kendala Pengusutan Dugaan Korupsi Makanan Tambahan Bayi

    Jakarta – KPK mengakui mengalami kendala dalam upaya pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan makanan tambahan untuk bayi dan ibu hamil. KPK menjelaskan, kendala yang didapatkan yakni sulitnya mencari sampling atau…

    Pakar Hukum Bicara Pro-Kontra Perampasan Aset Tanpa Putusan Pidana

    Jakarta – DPR kini tengah menyusun naskah akademik RUU Perampasan Aset. Pakar hukum, Hardjuno Wiwoho menyebut Indonesia belum memiliki regulasi yang komprehensif terkait mekanisme perampasan aset tanpa tuntutan pidana. Hardjuno…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *