Kelakar Prabowo kepada Teddy: Kurang Dikenal Kau di Langkat

PRESIDEN Prabowo Subianto berkelakar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya kurang dikenal masyarakat Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Momen itu terjadi ketika Prabowo meninjau posko pengungsian korban terdampak bencana Sumatera Utara di MAN 1 Langkat, Sumatera Utara, Sabtu, 13 Desember 2025.

Kepala Negara mulanya menyebut nama pejabat yang mendampinginya meninjau posko. Prabowo menyebut nama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketika ingin menyebut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Prabowo bertanya kepada para pengungsi kenal atau tidak dengan Teddy. Pertanyaan Prabowo tidak begitu disambut oleh para pengungsi. Kepada Teddy, Prabowo berkata Teddy kurang dikenal di Kabupaten Langkat. 

“Mungkin anda sudah kenal Sekretaris Kabinet Teddy?” ujar Prabowo kepada para pengungsi dipantau YouTube Sekretariat Presiden. 

“Kurang dikenal kau di Langkat,” kata Prabowo kepada Teddy yang berada di sampingnya. 

Prabowo kembali mencoba bertanya lagi kepada para pengungsi, mengenal atau tidak Teddy. Pengungsi kemudian membalas mengenalnya sebagai Mayor Teddy. Prabowo lantas mengoreksinya. 

“Kenal ini? Kenal? Siapa? Mayor Teddy. Salah. Udah Letkol sekarang,” kata Prabowo. 

Dalan kesempatan itu, Prabowo mengklaim kondisi bencana di Sumatera Utara sudah lebih baik. Dia memastikan akan terus memantau perkembangan di Sumatera Utara. 

“Alhamdulillah Sumatera Utara sudah lebih baik kondisinya sejak terakhir saya datang. Saya akan terus memantau perkembangan dari hari ke hari. Dari minggu ke minggu,” kata dia.

Mantan menteri pertahanan ini mengaku sudah menerima berbagai laporan kebutuhan para pengungsi seperti kekurangan air bersih. Dia berkata pemerintah akan menangani kekurangan air bersih dan memperbaiki tanggul yang rusak. 

“Sudah diilaporkan kepada saya kekurangan air bersih. Perbaikan tanggul, TNI AD, kepolisian, akan dikerahkan membantu,” ujar dia. 

Prabowo memastikan pemerintah akan membantu semua masyarakat terdampak bencana termasuk masyarakat Sumatra Utara. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebelumnya melaporkan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mencapai 995 jiwa pada Jumat, 12 Desember 2025.

“Rekapitulasi kami per 12 Desember 2025 menunjukan angka 995 jiwa meninggal,” kata Abdul dalam konferensi pers “Update Penanganan Banjir dan Tanah Longsor Sumatera” yang dilihat dari kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat, 12 Desember 2025.

Sementara itu, jumlah korban hilang mencapai 226 jiwa. Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Sumatra pada 25 November lalu. BNPB memperkirakan diperlukan anggaran sebesar Rp 51,82 triliun untuk biaya pemulihan di tiga provinsi terdampak.

Andi Adam Faturahman berkontribusi dalam tulisan ini
  • Related Posts

    Alarm Banjir Sempat Bunyi, BPBD Pastikan Tinggi Muka Air di Bekasi Menurun

    Jakarta – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono sempat mengunggah video alarm peringatan banjir di sejumlah titik wilayah Bekasi berbunyi. Namun kini tinggi muka air di pintu-pintu air Bekasi sudah…

    KY Rekomendasi Pecat 3 Hakim, Langgar Etik Berat Terkait Wanita-Transaksional

    Jakarta – Komisi Yudisial (KY) merekomendasikan sanksi berat pemecatan terhadap tiga orang hakim ke Mahkamah Agung (MA). Mereka terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEEPH). “Dalam sebulan masa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *