Menpora tegaskan beri tanggapan pers sesuai tupoksi

Menpora tegaskan beri tanggapan pers sesuai tupoksi

  • Selasa, 21 Oktober 2025 17:56 WIB
  • waktu baca 2 menit
Menpora tegaskan beri tanggapan pers sesuai tupoksi
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir yang juga menjadi Ketua Umum PSSI dalam acara di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (16/10/2025). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Bahwa sebagai tupoksi saya sebagai Menpora, saya akan bicara tentang gagasan besar olahraga. Tetapi kalau nanti ada interview (dengan saya) sebagai ketua PSSI, saya bicara bola

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa dirinya akan memberikan tanggapan terhadap pers sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Bahwa sebagai tupoksi saya sebagai Menpora, saya akan bicara tentang gagasan besar olahraga. Tetapi kalau nanti ada interview (dengan saya) sebagai ketua PSSI, saya bicara bola,” kata Erick Thohir kepada pewarta di Jakarta, Selasa.

Dia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan media seputar target Tim Nasional Sepak Bola Indonesia pada ajang SEA Games 2025.

Baca juga: Dilantik jadi Menpora, Erick: Jabatan Ketum PSSI berproses di FIFA

Menpora enggan menyampaikan target sepak bola dalam ajang SEA Games mendatang karena tidak ingin melangkahi mekanisme administrasi di kementerian yang dipimpinnya.

Mengenai target tersebut, kata dia, akan diketahui saat tim verifikasi melakukan pertemuan terhadap semua federasi termasuk sepak bola.

“Tidak bisa karena saya ketua PSSI melangkahi sistem administrasi yang sudah ada di Kemenpora. Itu yang saya coba jelaskan ke teman-teman media,” katanya.

Menpora mengatakan dirinya tidak menginginkan adanya kebingungan maupun kesan bahwa mekanisme administrasi yang ada karena dan lebih mengutamakan federasi tertentu.

Baca juga: Menpora sebut target perolehan emas SEA Games 2025 masih dikaji

Oleh sebab itu, dia akan memberikan keterangan sesuai dengan konteks tugas yang dijalani. Menpora mencontohkan seperti membicarakan tentang program liga desa bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Kedua pihak sudah sepak terkait program itu secara kementerian, tetapi dia menyarankan agar Menteri Desa PDT juga duduk bersama PSSI, karena PSSI sudah memiliki Liga 4 yang kerjasama dengan wali kota/bupati, Liga 3 dengan gubernur, maupun Piala Presiden.

“Nah, Liga Desa di mana? Sistemnya seperti apa? Karena kita sedang tentu memperbaiki kalender tidak hanya olahraga nasional,” katanya.

Menpora pun meminta para pewarta yang meliput di kementerian yang dipimpinnya agar terbiasa dengan sistem atau pemikiran yang dia jalankan sehingga tidak menimbulkan kebingungan.

Baca juga: Menpora dan Mendes kolaborasi bangun sepak bola dan e-sport desa

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Ngariung Bareng Buruh, Kapolres Ajak Pekerja Jaga Keamanan di Serang

    Serang – Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan melaksanakan kegiatan ngariung bersama buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang, Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas…

    Remaja di Bantul Bonceng 3 Naik Motor Tabrak Tiang, 2 Orang Tewas

    Jakarta – Tiga remaja laki-laki naik motor berboncengan tiga menabrak tiang lampu penerangan di pinggir Jalan Raya Sanden, Tegalsempu, Caturharjo, Pandak, Bantul. Dua remaja itu meninggal dunia di lokasi kejadian.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *