Gempa magnitudo 5,1 guncang Melonguane Sulut

Gempa magnitudo 5,1 guncang Melonguane Sulut

  • Rabu, 15 Oktober 2025 03:01 WIB
  • waktu baca 1 menit
Gempa magnitudo 5,1 guncang Melonguane Sulut
Tangkapan layar- Peta gempa yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulut, Rabu (15/10/2025). ANTARA/Khaerul Izan

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,”

Jakarta (ANTARA) – Gempa magnitudo 5,1 mengguncang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu sekitar pukul 02.26 WIB atau jam 3.26 WITA dan dipastikan tidak berpotensi Tsunami.

Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resmi yang dikutip di Jakarta, Rabu, menyatakan bahwa gempa yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud , berlokasi di titik koordinat 7.36 LU, 127.17 BT.

Lokasi tersebut, menurut data yang sama yaitu berjarak sekitar 337 kilo meter Timur Laut Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Kondisi Filipina usai diterjang gempa M7,5

Baca juga: Sedikitnya dua tewas karena gempa magnitudo 7,4 di Filipina

Baca juga: BBMKG imbau warga di Supiori waspada gempa bumi 7,6 magnitudo

Informasi yang sama menyatakan bahwa data yang disampaikan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis akun resmi BMKG.

BMKG belum melaporkan secara rinci terkait dengan pemicu dan dampak yang ditimbulkan gempa tersebut terhadap masyarakat.

Untuk itu, masyarakat diimbau supaya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh resmi dilaporkan oleh BMKG.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Duta Besar Iran untuk Arab Saudi membantah adanya serangan terhadap fasilitas minyak Iran

    Alireza Enayati mengatakan hubungan dengan Arab Saudi ‘berkembang secara alami’ dan dia melakukan kontak langsung dengan para pejabat Saudi. Duta Besar Iran untuk Arab Saudi membantah Teheran bertanggung jawab atas…

    Ketum Projo Prihatin Aktivis KontraS Diserang Air Keras, Dukung Penegakan Hukum

    Jakarta – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, prihatin dengan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dia menyebut kejadian itu tidak sejalan dengan nilai-nilai demokrasi serta penghormatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *