Topan Matmo hantam pesisir, China aktifkan respons darurat

Topan Matmo hantam pesisir, China aktifkan respons darurat

  • Senin, 6 Oktober 2025 10:08 WIB
  • waktu baca 1 menit
Topan Matmo hantam pesisir, China aktifkan respons darurat
Gelombang tinggi di menghantam pesisir Haikou, Hainan, China selatan, 5 Oktober 2025. (Xinhua/Guo Cheng)

Beijing (ANTARA) – China mengaktifkan respons darurat bantuan bencana nasional Level IV pada Minggu (5/10) ketika Topan Matmo, badai ke-21 pada musim topan Pasifik 2025, menghantam provinsi bagian China selatan seperti Guangdong dan Hainan, menurut Kementerian Manajemen Darurat China.

Komisi nasional untuk pencegahan, pengurangan, dan bantuan bencana telah mengerahkan kelompok kerja ke daerah-daerah yang terdampak untuk memandu operasi penyelamatan bencana.

Kementerian Manajemen Darurat China, bekerja sama dengan Administrasi Cadangan Pangan dan Strategis Nasional, telah mengirimkan 20.000 item tambahan pasokan bantuan bencana ke Guangdong dan Hainan, serta 10.000 item ke Guangxi.

Pasokan tersebut termasuk tempat tidur lipat, tikar tahan lembab, dan perlengkapan darurat keluarga.

Selain itu, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China telah segera mengalokasikan 200 juta yuan (sekitar Rp465 miliar) investasi anggaran pusat untuk membantu Guangdong dan Hainan dalam upaya pemulihan darurat pascabencana topan.

Dana tersebut terutama akan digunakan untuk pemulihan dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak dan fasilitas layanan publik di daerah yang terdampak, termasuk jalan, jembatan, tanggul, sekolah, dan rumah sakit, guna mempercepat kembalinya produksi normal dan kehidupan sehari-hari.

Menurut pihak berwenang setempat, sekitar 347.000 orang telah dievakuasi di Guangdong dan Hainan untuk memastikan keamanan.

Sumber: Xinhua

Pewarta: Xinhua
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kementerian Transmigrasi dan BSSN Perkuat Infrastruktur Digital Kampus Patriot

    INFO TEMPO – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat infrastruktur digital dan keamanan siber guna mendukung pembangunan kawasan transmigrasi. Baik Kementrans dan BSSN sepakat saling…

    Sutiyoso Kenang Ide Monorel Jakarta hingga Dibongkar: Jujur, Hati Saya Lega

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso mengenang kembali awal mula munculnya ide pembangunan monorel Jakarta. Dia merasa lega atas pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said setelah hampir 22…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *