Pertamina tambah pasokan elpiji untuk antisipasi kelangkaan

Pertamina tambah pasokan elpiji untuk antisipasi kelangkaan

  • Kamis, 4 September 2025 23:28 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pertamina tambah pasokan elpiji untuk antisipasi kelangkaan
Dokumen pemeriksaan stok elpiji 3 kilogram oleh petugas Pertamina (ANTARA/ HO-Pertamina)

…Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli secara berlebihan

Pamekasan (ANTARA) – Pertamina Patra Niaga menambah pasokan elpiji di Pulau Madura, Jawa Timur untuk mengantisipasi kelangkaan menghadapi libur panjang Maulid Nabi 2025.

“Dengan demikian, selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 ini, stok BBM dan elpiji dipastikan dalam kondisi aman tercukupi, dan seluruh infrastruktur telah disiagakan,” kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi dalam keterangan yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Kamis malam.

Ia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 60 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 915.960 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur.

Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang maulid nabi sehingga masyarakat dapat menikmat liburan panjang dengan tenang,” katanya.

“Khusus untuk Madura, total tambahan elpiji sebanyak 27.360 tabung dengan perincian, Kabupaten Bangkalan sebanyak 5.680 tabung, Sampang 4.360, Pamekasan 7.920
dan Sumenep sebanyak 9.400 tabung,” katanya.

Baca juga: Anggota DPR RI tekankan pengawasan optimal pasokan LPG subsidi di Bali

Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli secara berlebihan. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ahad.

Baca juga: Anggota Ombudsman RI usulkan pengecer difasilitasi jadi pangkalan LPG

Baca juga: Pertamina pastikan distribusi energi andal di Sumbagut

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan elpiji sesuai peruntukannya, dimana elpiji 3 kilogram merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu.

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Alarm Banjir Sempat Bunyi, BPBD Pastikan Tinggi Muka Air di Bekasi Menurun

    Jakarta – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono sempat mengunggah video alarm peringatan banjir di sejumlah titik wilayah Bekasi berbunyi. Namun kini tinggi muka air di pintu-pintu air Bekasi sudah…

    KY Rekomendasi Pecat 3 Hakim, Langgar Etik Berat Terkait Wanita-Transaksional

    Jakarta – Komisi Yudisial (KY) merekomendasikan sanksi berat pemecatan terhadap tiga orang hakim ke Mahkamah Agung (MA). Mereka terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEEPH). “Dalam sebulan masa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *