
Sultan HB X sebut situasi DIY kondusif pascaaksi massa di Mapolda
- Sabtu, 30 Agustus 2025 20:16 WIB
- waktu baca 2 menit

Yogyakarta (ANTARA) – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai situasi keamanan di provinsi ini sudah kondusif setelah kericuhan aksi massa di Mapolda DIY pada Jumat (29/8).
“Saya kira nggak ada masalah, sudah. Saya kira harapan saya (kericuhan) sudah selesai, ya,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Sabtu.
Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang jika muncul aksi-aksi berikutnya.
Sultan menegaskan evaluasi teknis menjadi kewenangan Polda DIY. Namun ia berharap aspirasi masyarakat tetap bisa disalurkan tanpa menimbulkan gesekan.
“Yang bisa mengevaluasi Polda DIY sendiri. Tapi, harapan saya, kalau aspirasinya memang seperti itu, ya, kita mengondisikan,” ujar Raja Keraton Yogyakarta ini.
Menurut Sultan, pimpinan daerah juga perlu mengambil peran dengan memberikan sosialisasi dan sikap yang menumbuhkan empati kepada masyarakat.
“Bagaimana sebaiknya, pimpinan-pimpinan daerah ini bisa memberikan sosialisasi atau punya sikap-sikap yang memang 'adu rasa' (empati), tidak sekadar apa yang dia pikirkan, tapi apa yang harus dia rasakan. Saya kira itu jauh lebih baik,” tutur Sultan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah DIY Aria Nugrahadi menambahkan, kondisi di wilayah lain di DIY hingga kini terpantau aman.
Menurut dia, aktivitas wisata juga tidak terganggu dan masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa.
Aria menyebut berbagai kegiatan termasuk aktivitas komunitas sepeda di Yogyakarta berlangsung lancar meski kericuhan aksi massa terjadi di sekitar Mapolda DIY.
“Mereka juga bisa tetap melakukan kegiatan-kegiatan dan aktivitas, tentu tanpa mengurangi kewaspadaan kita semua,” kata Aria.
Pantauan ANTARA, aktivitas di berbagai pusat kegiatan masyarakat di kota gudeg pada Sabtu (30/8) berjalan normal, termasuk arus lalu lintas di Ring Road Utara depan Mapolda DIY yang sempat dipadati massa aksi terpantau lancar.
Baca juga: Puan ajak masyarakat jaga persatuan, jangan terpecah belah
Baca juga: Forum Cinta Damai Kota Kediri serukan persatuan bangsa
Baca juga: Kapolri pastikan sidang etik kasus sopir ojol rampung dalam sepekan
Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Komentar
Berita Terkait
Sultan HB X usulkan pembangunan lima embung untuk irigasi di DIY
- 25 Agustus 2025
Sultan HB X tak akan lobi pusat soal rencana pemangkasan Danais
- 21 Agustus 2025
Sultan HB X dukung Bukittinggi jadi Kota Perjuangan
- 12 Agustus 2025
Sultan HB X usul YIA jadi transit penerbangan Australia
- 12 Agustus 2025
Sultan HB X: Pelestarian pusaka harus inklusif-responsif
- 6 Agustus 2025
Sultan HB X sebut QRIS sebagai simpul peradaban baru
- 4 Agustus 2025
Rekomendasi lain
Jenis kartu kredit Bank Mandiri dan limit transaksinya
- 2 Oktober 2024
Apakah menonton film porno termasuk zina dalam Islam?
- 15 September 2024
Daftar pemain Timnas U-20 dan jadwal kualifikasi Piala Asia U-20 2025
- 25 September 2024
Cara mengaktifkan kembali M-Banking Livin’ by Mandiri yang terblokir
- 19 Februari 2025
Apa itu CroxyProxy? Berikut pengertian dan manfaatnya
- 15 Agustus 2024
Cara cek bansos pakai KTP, bisa online via ponsel
- 24 Juli 2024
Cara mengaktifkan M-Banking BNI yang terblokir tanpa harus ke bank
- 19 Februari 2025