Mendag pastikan jaga keandalan pasokan ritel dalam masa demonstrasi

Mendag pastikan jaga keandalan pasokan ritel dalam masa demonstrasi

  • Sabtu, 30 Agustus 2025 17:18 WIB
  • waktu baca 2 menit
Mendag pastikan jaga keandalan pasokan ritel dalam masa demonstrasi
Arsip foto – Menteri Perdagangan Budi Santoso saat mengecek gudang penyimpanan pakaian bekas impor di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). (ANTARA/Rubby Jovan)

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berkoordinasi dengan berbagai asosiasi pengusaha ritel untuk menjaga keandalan pasokan ritel di daerah-daerah yang menggelar demonstrasi.

“Kami sudah koordinasi terus dengan asosiasi untuk tetap menjaga pasokan, termasuk juga yang di daerah-daerah,” ujar Budi Santoso dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu.

Dalam koordinasi tersebut, Budi mengatakan para pengusaha siap untuk mendistribusikan barang dan sejauh ini belum ada keluhan yang diterima.

Budi juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panic buying atau memborong massal segala jenis produk dan kebutuhan akibat demonstrasi, sebab stok yang tersedia masih aman.

“Semua produk, semua kebutuhan, baik di ritel maupun di pasar rakyat itu aman semua, ya. Stok aman semua,” kata Budi.

Secara terpisah, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) mendukung upaya pemerintah dalam menjamin keamanan masyarakat di pusat perbelanjaan di tengah aksi unjuk rasa belakangan ini.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah di Jakarta, Sabtu, mengatakan mereka berharap semua pihak dapat menahan diri, mengutamakan keselamatan dan menjaga ketertiban bersama.

HIPPINDO meminta pemerintah agar memberikan penjagaan di pusat aktivitas publik, serta mendengar suara rakyat melalui dialog yang konstruktif.

Untuk diketahui, aksi demonstrasi berlangsung sejak awal pekan keempat Agustus dengan beragam tuntutan, mulai dari aksi yang menuntut pembatalan kenaikan gaji dan tunjangan DPR pada Senin (25/8), kemudian tuntutan terkait hak-hak buruh dan penghapusan outsourcing oleh serikat pekerja pada Kamis (28/8).

Lebih lanjut, pada Jumat (29/8) hingga Sabtu, berlangsung aksi demonstrasi yang merupakan buntut dari tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan karena ditabrak kendaraan taktis (rantis) milik Brimob pada Kamis (28/8).

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam 18 RT di Jakarta, Ketinggian Air Capai 150 Cm

    Jakarta – Banjir merendam sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Total ada 18 RT yang tergenang air saat ini. BPBD DKI Jakarta mencatat, Kamis (29/1/2026), per pukul 04.00 WIB,…

    Gempa M 4,3 Guncang Tahuna-Kepulauan Sangihe Sulut

    Jakarta – Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,3 terjadi di Kota Thuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut). Gempa berpusat di laut. BMKG melaporkan gempa terjadi Kamis (29/1/2026), pukul 02.45 WIB. Gempa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *