Stafsus Menag: Negara jamin hak semua agama terutama izin rumah ibadah

Stafsus Menag: Negara jamin hak semua agama terutama izin rumah ibadah

  • Jumat, 29 Agustus 2025 00:12 WIB
  • waktu baca 2 menit
Stafsus Menag: Negara jamin hak semua agama terutama izin rumah ibadah
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pelayanan dan Kerukunan Gugun Gumilar (kiri) saat Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama bertajuk “Menguatkan Kerukunan Umat Beragama di Tengah Keberagaman Bangsa” di Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/8/2025). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

“Kami di Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan negara dalam pemenuhan hak beribadah seluruh umat beragama di Indonesia, tanpa terkecuali. Dalam hal ini, terutama terkait perizinan pembangunan rumah ibadah. Saya siap mendampingi pembangunan rumah

Jakarta (ANTARA) – Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pelayanan dan Kerukunan Gugun Gumilar menyatakan bahwa negara akan hadir memenuhi hak semua agama, terutama untuk perizinan pembangunan rumah ibadah.

Demikian disampaikan Gugun dalam kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama bertajuk “Menguatkan Kerukunan Umat Beragama di Tengah Keberagaman Bangsa” yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama di Bandung, Jawa Barat, Kamis.

“Kami di Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan negara dalam pemenuhan hak beribadah seluruh umat beragama di Indonesia, tanpa terkecuali. Dalam hal ini, terutama terkait perizinan pembangunan rumah ibadah. Saya siap mendampingi pembangunan rumah ibadah di Jawa Barat,” kata Gugun dalam keterangan diterima di Jakarta.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya implementasi gagasan Menteri Agama perihal kurikulum cinta dan ekoteologi.

“Untuk mewujudkan kehidupan umat beragama yang rukun, penting juga bagi kita mengetengahkan gagasan Bapak Menteri terkait kurikulum berbasis cinta (KBC) dan ekoteologi,” ujarnya.

KBC, lanjut Gugun, merupakan harapan untuk masa depan generasi muda yang mempunyai nilai-nilai spiritualitas dan cinta kasih dalam berbangsa.

“Pun, melalui ekoteologi, pemahaman keagamaan kita dapat melahirkan kepedulian pada pelestarian alam dan kehidupan sesama yang damai,” sebut Gugun.

Saat kegiatan itu, Gugun juga berdialog dengan para agamawan termasuk para pendeta, para biksu hingga para ulama. Ia menekankan pentingnya komitmen kebangsaan untuk merawat persatuan dan harmoni.

“Dalam kegiatan ini, saya juga berdialog dengan para pendeta, para biksu, dan para ulama se-Indonesia agar mengedepankan persatuan dan harmoni. Kami tegaskan akan mendampingi perizinan rumah ibadah, terutama di Jawa Barat,” ucap Gugun.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    PSI Targetkan Seluruh Struktur Partai Rampung Medio 2026

    KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia, Bestari Barus, mengatakan PSI menargetkan semua struktur partai rampung sebelum verifikasi faktual pada pertengahan 2027. Namun Bestari berharap struktur partai bisa selesai sebelum…

    Biaya Konsumsi Jemaah Haji Turun, Gramasi Makanan Naik

    PEMERINTAH mengakui adanya sejumlah persoalan dalam sistem penyelenggaraan haji, termasuk pada pengadaan konsumsi jemaah. Meski demikian, Kementerian Haji dan Umrah memastikan perbaikan telah dilakukan, terutama terkait kualitas dan gramasi atau…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *