EU bahas SAFE dan perlindungan perbatasan dengan Rusia, Belarus 

EU bahas SAFE dan perlindungan perbatasan dengan Rusia, Belarus 

  • Jumat, 29 Agustus 2025 06:18 WIB
  • waktu baca 2 menit
EU bahas SAFE dan perlindungan perbatasan dengan Rusia, Belarus 
Ilustrasi persenjataan tempur Eropa. /ANTARA/Anadolu/py

Moskow (ANTARA) – Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dijadwalkan mengunjungi tujuh negara anggota Uni Eropa yang berbatasan dengan Rusia dan Belarus pada Jumat untuk mengevaluasi implementasi program pinjaman pertahanan Security Action for Europe (SAFE).

“Besok saya akan mengunjungi tujuh negara anggota yang memperkuat dan melindungi perbatasan kita dengan Rusia dan Belarus,” kata von der Leyen kepada wartawan di Brussels, Kamis.

Presiden Komisi Eropa itu mengatakan dia ingin menyampaikan solidaritas penuh Uni Eropa dan melaporkan kemajuan dalam memperkuat industri pertahanan Eropa melalui instrumen bersama, SAFE.

Baca juga: Ukraina, perusahaan pertahanan EU tanda tangani kesepakatan kerja sama

Pada 28 Maret, Komisi Eropa meluncurkan strategi pertahanannya, semula bernama ReArm Europe namun kemudian diperhalus menjadi Readiness 2030 setelah adanya keberatan dari beberapa negara UE.

Strategi ini menguraikan rencana untuk memobilisasi sekitar 800 miliar euro (Rp15.250 trilyun) selama empat tahun.

Selanjutnya pada 27 Mei, Negara -negara Anggota UE menyetujui instrumen pinjaman yang aman, yang bertujuan untuk mengumpulkan 150 miliar euro untuk meningkatkan produksi alat utama sistem senjata. Rencana tersebut juga mencakup 650 miliar euro dari anggaran negara anggota.

Namun, Brussels memberi sinyal bahwa mereka mungkin akan mengabaikan pelanggaran disiplin fiskal, seperti membengkaknya defisit anggaran, demi mendukung dorongan militerisasi ini.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Uni Eropa selesaikan peta jalan pertahanan strategis

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Ketua Komisi V DPR Kesal Dengar Info Normatif soal Cuaca Saat Pesawat ATR Jatuh

    Jakarta – Ketua Komisi V DPR RI Lasarus kesal mendengar penjelasan BMKG yang dianggapnya normatif saat memaparkan cuaca dan jarak pandang saat kecelakaan pesawat ATR terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan.…

    BGN Jelaskan Soal Penunjukan IDSurvey dalam Akreditasi SPPG

    BADAN Gizi Nasional atau BGN menjelaskan mekanisme dipilihnya lembaga survey, IDSurvey sebagai asesor tunggal dalam kebijakan akreditasi atau grading proyek makan bergizi gratis (MBG). Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, IDSurvey…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *