Kenaikan dana operasional RT-RW harus merata ke perangkat wilayah

Kenaikan dana operasional RT-RW harus merata ke perangkat wilayah

  • Rabu, 23 Juli 2025 07:18 WIB
  • waktu baca 2 menit
Kenaikan dana operasional RT-RW harus merata ke perangkat wilayah
Anggota DPRD DKI Riano P Ahmad di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (27/8/2024). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad mengemukakan, kebijakan menaikan dana operasional untuk Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) harus diberlakukan secara menyeluruh, tidak parsial tetapi harus ke semua perangkat kewilayahan lainnya.

“Usulan kenaikan operasional RT dan RW kami sambut baik. Tapi harus ada keadilan dan pemerataan,” kata Riano di Jakarta, Rabu.

Pihaknya menyambut baik kebijakan kenaikan dana operasional untuk ketua RT dan RW se-Jakarta.

Riano juga mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan RT/RW di Ibu Kota.

Baca juga: DKI segera bayar tunggakan dana operasional RW enam bulan terakhir

Namun, Riano berharap kebijakan ini juga perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh parsial.

Riano menekankan, selain RT/RW dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), masih banyak perangkat kewilayahan lainnya yang memiliki peran penting dalam pelayanan publik. Khususnya, di tingkat kelurahan yang langsung bersinggungan dengan masyarakat.

Seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Dasawisma dan Posyandu. Kemudian, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga Pos Binaan Terpadu (Posbindu).

“Semua elemen ini berperan penting dalam pelayanan di wilayah, jadi tidak boleh hanya satu sisi saja yang dinaikkan operasionalnya. Saya kira, perangkat-perangkat lain juga harus disesuaikan agar ada rasa keadilan,” katanya.

Baca juga: Legislator minta dana operasional karang taruna naik dua kali lipat

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengumumkan kenaikan dana operasional bagi RT/RW di Jakarta dalam waktu dekat.

Kenaikan dana operasional RT/RW ini merupakan salah satu janji kampanye Pramono-Rano saat maju di Pilkada Jakarta 2024.

“Jadi dana operasional untuk RT/RW saya sudah tanda tangani. Nanti saya umumkan pada saat berlakunya, mudah-mudahan bulan Oktober,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (22/7).

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Komnas PA Minta SMP di Jaktim Jaga Keamanan Buntut Anak Influencer Dilecehkan

    Jakarta – Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) masih mendampingi anak influencer korban dugaan bullying dan pelecehan di SMPN Jakarta Timur, meski sudah berakhir damai. Mereka meminta pihak sekolah bisa mengedepankan…

    Wanita Diduga ODGJ di Bone Tikam Ibu hingga Tewas Usai Salat Subuh

    Jakarta – Wanita diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) inisial FT (26) menikam ibu kandungnya bernama Nursidah (55) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga tewas. Polisi sudah mengamankan pelaku.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *