Mu'ti: Siswa tak perlu minder lewat semangat bisa lampaui keterbatasan

Mu’ti: Siswa tak perlu minder lewat semangat bisa lampaui keterbatasan

  • Sabtu, 19 Juli 2025 17:19 WIB
  • waktu baca 2 menit
Mu'ti: Siswa tak perlu minder lewat semangat bisa lampaui keterbatasan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti saat peresmian Perpustakaan El Qolam MAN 1 Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti memberikan motivasi kepada para siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kudus untuk tidak merasa minder atau risau dengan latar belakang pendidikan mereka.

“Dengan semangat yang kuat, siswa madrasah pun memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan, bahkan hingga menjadi menteri,” ujarnya.

Ia mengaku dirinya bukanlah yang terbaik, tetapi berbekal semangat yang kuat bisa melampaui segala keterbatasan.

Baca juga: Usung inovasi kemasan plastik berbahan alami, MAN Kudus sabet emas

“Saya juga lulusan MAN 1 Kudus tahun 1986. Saat itu, nomenklaturnya masih MAN filial Purwodadi di Kudus,” ujarnya.

Saat itu, kata dia, fasilitasnya masih sangat terbatas. Tetapi, dengan semangat belajar yang tinggi, dirinya bisa melampaui berbagai keterbatasan.

Kini, lanjut dia, fasilitas pendidikan di madrasah sudah jauh lebih baik. Gedungnya megah, sarana pendidikannya lengkap, dan dukungan pembelajaran semakin meningkat. Dengan kondisi tersebut, tidak ada alasan bagi siswa untuk tidak berprestasi.

Ia mengajak seluruh siswa madrasah, khususnya MAN 1 Kudus, untuk belajar lebih giat dan menjaga semangat.

“Jangan pernah merasa rendah diri. Kuncinya ada pada semangat dan kerja keras. Dengan itu, tidak ada yang tidak mungkin,” ungkap Abdul Mu'ti memberikan motivasi kepada siswa.

Kehadiran Abdul Mu’ti di tengah siswa madrasah menjadi suntikan motivasi bahwa latar belakang madrasah bukan halangan untuk berkiprah di tingkat nasional hingga menjadi menteri.

Baca juga: Pelajar MAN Kudus ciptakan pembungkus makanan hindari plastik

Baca juga: Tim robotic MAN Kudus raih penghargaan di Thailand

Kehadirannya di MAN 1 Kudus, selain bertandang ke almamaternya, dia juga meresmikan Perpustakaan El Qolam dengan koleksi 3.000-an buku.

Ia berjanji untuk menyuplai buku di MAN 1 sebagai alumni, bukan dari APBN.

Kepala MAN 1 Kudus Taufik mengungkapkan perpustakaan El Qolam ini diambilkan dari Surat All-Alaq yang memiliki makna akan pentingnya membaca.

“Sementara pada ayat keempat terdapat kata qolam dan disambung ayat kelima yang memiliki makna terkait pengajaran kepada manusia terhadap apa yang tidak diketahuinya. Untuk itu, perpustakaan ini hadir,” ujarnya.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Tim Pencari Sudah Temukan 2 Korban Kecelakaan Pesawat ATR

    TIM pencarian dan penyelamatan gabungan kembali menemukan satu korban jiwa kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada operasi pencarian hari ketiga pada Senin, 19 Januari 2026. Korban ditemukan di kawasan pegunungan Bulusaraung,…

    Prabowo Segera Teken Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc

    PRESIDEN Prabowo Subianto tengah menyiapkan peraturan presiden (perpres) tentang kenaikan gaji hakim ad hoc. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembahasan perpres tersebut telah rampung.“Alhamdulillah sudah selesai pembahasannya, ya, karena…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *