Tim SAR temukan korban kapal tenggelam di Selat Bali

Tim SAR temukan korban kapal tenggelam di Selat Bali

  • Minggu, 6 Juli 2025 15:17 WIB
  • waktu baca 2 menit
Tim SAR temukan korban kapal tenggelam di Selat Bali
Jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya tiba di Dermaga Pusri, Ketapang, Banyuwangi, dan diangkut mobil ambulans untuk dilakukan identifikasi di RSUD Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu (6/7/2025) ANTARA/Novi Husdinariyanto

Banyuwangi (ANTARA) – Tim SAR gabungan menemukan satu orang penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dalam kondisi meninggal dunia di wilayah selatan Selat Bali, Minggu.

Dengan ditemukannya satu orang korban meninggal pada hari keempat pencarian ini, jumlah korban meninggal bertambah menjadi tujuh orang. Selain itu, 30 orang ditemukan selamat dan 28 orang masih dalam pencarian.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Surabaya Laksamana Pertama TNI Endra Hartono mengatakan korban berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sekitar pukul 10:41 WIB berjarak sekitar 6 mil dari titik lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada Rabu (2/7) lalu.

“Jenazah korban ini pertama kali ditemukan oleh KRI Pulau Fanildo ketika melaksanakan tugas survei bawah laut dan terdeteksi jenazah, selanjutnya kami kirim KRI Tongkol untuk evakuasi,” kata Endra Hartono kepada wartawan di Banyuwangi, Minggu.

Baca juga: Menhub: Pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya ditingkatkan total

Saat ditemukan oleh tim SAR, lanjut dia, jenazah korban yang belum diketahui identitasnya itu dalam kondisi tengkurap menggunakan kaos berwarna biru navy dan celana pendek.

KRI Tongkol yang membawa satu korban meninggal dunia itu tiba di Dermaga Pusri, Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, pada sekitar pukul 13.30 WIB, dan jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Blambangan untuk dilakukan identifikasi.

“Sebelum diserahkan ke pihak keluarga, jenazah terlebih dahulu dilakukan proses identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Pada Sabtu (5/7), tim SAR gabungan dari Dinas Navigasi Kementerian Perhubungan telah menemukan objek di dasar laut kedalaman 40-60 meter diduga bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.

Baca juga: Tim SAR perluas penyisiran pencarian korban Kapal Tunu di Selat Bali

Lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya saat ini sudah bergeser sekitar 800 meter dari lokasi awal kapal feri yang tenggelam pada Rabu (2/7) lalu. Kapal tersebut mengangkut 53 penumpang, 12 ABK, dan 22 unit kendaraan.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Tim Gabungan Cari Black Box Pesawat ATR di Bulusaraung

    ‎‎TIM gabungan kembali melanjutkan proses evakuasi terhadap korban dan puing pesawat ATR 42-500 yang dinyatakan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 17 Januari 2026. Kepala Balai…

    Anggota DPR Minta Kemenhub Investigasi Insiden Pesawat ATR

    WAKIL Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda menanggapi peristiwa hilang kontak yang dialami pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan pada Januari lalu. Saat ini, tim…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *