Gunung Dukono di Malut kembali erupsi semburkan abu setinggi 1,1 km

Gunung Dukono di Malut kembali erupsi semburkan abu setinggi 1,1 km

  • Jumat, 4 Juli 2025 05:42 WIB
  • waktu baca 2 menit
Gunung Dukono di Malut kembali erupsi semburkan abu setinggi 1,1 km
Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali erupsi, Sabtu ( 21/6/2025). ANTARA/HO- Petugas PGA Dukono (Abdul Fatah)

Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur

Jakarta (ANTARA) – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), kembali mengalami erupsi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 1,1 kilometer di atas puncak, Jumat pagi.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Bambang Sugiono dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa erupsi tercatat terjadi pada pukul 05.49 WIT.

“Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter (1,1 kilometer) di atas puncak atau sekitar 2.187 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” ujar Bambang.

Erupsi serupa sebelumnya terjadi pada Selasa (24/6) pagi dengan lontaran abu setinggi 1,1 kilometer. Gunung Dukono dikenal cukup aktif dengan aktivitas letusan berkala.

Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun, termasuk mendaki dan mendekati area Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Mengingat letusan dengan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebaran abunya bergantung arah serta kecepatan angin, maka menurut Bambang, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan pernapasan akibat paparan abu.

Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang hampir setiap tahun mengalami erupsi kecil hingga sedang, dengan potensi sebaran abu yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

Baca juga: BNPB: Waspada potensi bencana di balik keindahan Maluku Utara

Baca juga: Gunung Dukono semburkan abu vulkanik setinggi 1.100 meter

Baca juga: Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali erupsi

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Perspektif yang tajam dan ajek dari para ahli di banyak bidang. Edisi Pekan Ini Gegeran Pangan Gegeran Pangan Mengungkap yang tersembunyi dengan perspektif, argumen, dan data yang solid. Indikator 25…

    Apa Itu Rafflesia Hasseltii? Bunga Langka yang Ditemukan di Sumsel

    Jakarta – Rafflesia hasseltii kembali menjadi sorotan setelah ditemukan mekar di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel). Temuan ini menarik perhatian karena jenis tersebut termasuk bunga langka yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *