Wamendes: Keberadaan Kopdes tingkatkan lapangan kerja

Wamendes: Keberadaan Kopdes tingkatkan lapangan kerja

  • Kamis, 19 Juni 2025 09:18 WIB
  • waktu baca 2 menit
Wamendes: Keberadaan Kopdes tingkatkan lapangan kerja
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria. ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT.

Ada BUMDes tetap perlu koperasi. Tidak perlu mematikan BUMDes, tapi berkolaborasi saling menguatkan yang ada di desa

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan di desa.

“Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, akan terjadi peningkatan lapangan pekerjaan, produktivitas,” kata pria yang akrab disapa Ariza itu, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia lalu menyampaikan, peningkatan jumlah lapangan pekerjaan itu pada akhirnya akan memicu pertumbuhan ekonomi dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat desa.

Baca juga: Wamendes ingatkan Kopdes Merah Putih jadi penggerak kesejahteraan

“Pada akhirnya, timbul pertumbuhan ekonomi dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di desa dan kelurahan,” katanya.

Hal tersebut dia sampaikan saat menghadiri Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih Provinsi Maluku di Ambon, Rabu (18/6).

Dalam kesempatan yang sama, Wamendes Ariza juga menyampaikan bahwa prinsip kehadiran Koperasi Desa Merah Putih yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto adalah melakukan percepatan pembangunan bangsa melalui pembangunan desa.

Baca juga: Wamendes ingatkan Kopdes bukan untuk matikan usaha di desa

Percepatan pembangunan desa, kata Ariza melanjutkan, dapat dilakukan melalui sektor ekonomi, yaitu melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang merupakan soko guru ekonomi.

Sebelumnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan para pihak yang menjalankan Koperasi Desa Merah Putih agar memastikan Kopdes menjadi motor penggerak kesejahteraan di desa.

Menurutnya, untuk memastikan Kopdes Merah Putih mampu menjadi penggerak kesejahteraan di desa, para pengurus koperasi harus berorientasi pada raihan keuntungan.

“Jadi namanya koperasi kalau mau panjang -berkelanjutan-, itu ya harus untung. Kalau untung, pemasukan harus lebih besar daripada pengeluaran,” kata Wamendes Ariza.

Baca juga: Wamendes: BUMDes yang maju bisa disinergikan dengan Kopdes Merah Putih

Dia pun menyampaikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desa-desa perlu dikolaborasikan untuk memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Keberadaan Kopdes dan Badan Usaha Milik Desa di suatu desa, ujarnya, tidak berarti kedua jenis usaha itu harus bersaing, tetapi sepatutnya para pengelola berkolaborasi memberdayakan segala sumber daya yang ada di desa demi peningkatan kesejahteraan.

“Ada BUMDes tetap perlu koperasi. Tidak perlu mematikan BUMDes, tapi berkolaborasi saling menguatkan yang ada di desa. Itu supaya Koperasi Desa menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Semua hasil desa dipasarkan di daerah maupun negara lain ini melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” katanya.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    16 Pemuda di Surabaya Ditangkap Saat Mau Perang Sarung Bawa Senjata Tajam

    Jakarta – Polisi menggagalkan aksi perang sarung yang berpotensi memicu tawuran di Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 16 pemuda diamankan karena ketahuan hendak perang sarung, sebagian di antaranya membawa senjata tajam…

    Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Besi dan Kabel Jalan Tol di Jakut

    Jakarta – Polsek Pademangan menangkap enam anggota komplotan spesialis pencurian besi dan kabel jalan tol di sekitar Pospol Bintang Mas, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Penangkapan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *