Polisi tangkap dua pencopet saat laga Indonesia lawan China di GBK

Polisi tangkap dua pencopet saat laga Indonesia lawan China di GBK

  • Minggu, 8 Juni 2025 22:05 WIB
  • waktu baca 1 menit
Polisi tangkap dua pencopet saat laga Indonesia lawan China di GBK
ilustrasi – Copet. ANTARA News / Insan Faizin Mub.

Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya menangkap komplotan pencopet yang beraksi saat pertandingan sepakbola antara Indonesia melawan China dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Minggu, mengatakan, pencopet yang berhasil ditangkap berjumlah dua orang yakni BS (28) dan MY (41).

Baca juga: Copet sering beraksi di sekitar Stasiun Senen akhirnya tertangkap

“Pelaku berpura-pura mengantre ikut masuk dalam barisan penonton dan kemudian mengambil handphone milik korban dari dalam tas, yang selanjutnya pelaku meninggalkan lokasi,” ujarnya.

Korban berinisial ABR mengaku mengalami kerugian sebesar Rp7 juta setelah kehilangan handphone akibat aksi pencopetan tersebut. Korban pun langsung melapor ke Polda Metro Jaya.

“Selanjutnya, tim melakukan olah TKP, observasi dan wawancara dengan saksi-saksi di TKP,” kata Ade Ary.

Kedua pelaku pun berhasil ditangkap pada Kamis (5/6) malam sekira pukul 21.45 WIB.

Baca juga: Seorang diduga copet ditangkap saat beraksi di Bundaran HI

“Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 363 KUHP, dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun,” imbuh Ade Ary.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *