Laporan sebut Trump akan jual mobil Tesla miliknya

Laporan sebut Trump akan jual mobil Tesla miliknya

  • Sabtu, 7 Juni 2025 14:22 WIB
  • waktu baca 2 menit
Laporan sebut Trump akan jual mobil Tesla miliknya
Kantor Berita Xinhua (Xinhua)

New York (ANTARA) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana akan menjual mobil Tesla merah yang dikatakannya dibeli pada Maret, demikian dilansir The New York Times pada Jumat (6/6), yang juga menyebutkan bahwa Trump awalnya membeli mobil tersebut untuk menunjukkan dukungan bagi Elon Musk di tengah cercaan soal peran Musk dalam pemerintahan.

“Para pejabat pemerintahan mengatakan bahwa Trump menunjukkan sedikit ketertarikan untuk berinteraksi dengan Musk bahkan setelah sang miliarder mengisyaratkan bahwa dirinya akan mengambil sikap terbuka demi meredam perseteruan yang sedang terjadi di antara kedua orang tersebut,” sebut laporan The New York Times.

Pada Kamis (5/6) malam waktu setempat, Musk membatalkan ancamannya untuk “segera” menonaktifkan pesawat luar angkasa Dragon milik SpaceX, yang mengangkut para astronaut NASA serta suplai dari dan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Beberapa waktu kemudian, ketika Bill Ackman, seorang miliarder dana lindung nilai (hedge fund) mengunggah di media sosial bahwa Trump dan Musk “harus berdamai demi kepentingan negara kita yang besar.”

Menanggapi unggahan tersebut, Musk menjawab, “Anda tidak salah.”

“Bagi Musk, perseteruan yang berkepanjangan dengan Trump bisa sangat mahal,” tulis laporan The New York Times.

Perusahaan-perusahaan milik Musk, termasuk SpaceX, telah diuntungkan oleh berbagai kontrak dengan pemerintah senilai miliaran dolar AS dan masih akan menerima miliaran dolar AS lainnya. Trump pada Kamis mengancam akan mengakhiri kontrak-kontrak tersebut.

Perseteruan itu juga berisiko bagi Trump, tambah laporan tersebut. Musk, orang terkaya di dunia yang menghabiskan sekitar 275 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp16.305) untuk membantu Trump terpilih pada 2024 telah berjanji akan memberikan 100 juta dolar AS kepada kelompok-kelompok yang dikendalikan oleh tim Trump sebelum pemilu sela 2026. Dana tersebut hingga kini belum diberikan dan sekarang sangat diragukan akan bisa cair.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kemlu RI: Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza Ditunda

    Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan rencana pengiriman prajurit TNI ke wilayah Gaza dalam menjalani misi perdamaian ditunda. Pembahasan mengenai Board of Peace (BoP) yang dicetuskan Presiden Amerika Serikat…

    Salat Id Muhammadiyah di Jalan Perintis Makassar, Jemaah Berdatangan di Tengah Hujan

    Jakarta – Jemaah Muhammadiyah menggelar salat Id di Gedung Dakwah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Terlihat jemaah berdatangan secara beriringan sejak pagi tadi. Pantauan detikSulsel, Jumat (20/3/2026), pelaksanaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *