TVRI perkuat infrastruktur penyiaran di Raja Ampat, Papua Barat Daya

TVRI perkuat infrastruktur penyiaran di Raja Ampat, Papua Barat Daya

  • Jumat, 30 Mei 2025 17:24 WIB
  • waktu baca 2 menit
TVRI perkuat infrastruktur penyiaran di Raja Ampat, Papua Barat Daya
Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno (tengah) saat mengunjungi Stasiun Transmisi TVRI di Pulau Saonek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Kamis (29/5/2025). ANTARA/HO-LPP TVRI

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) memperkuat infrastruktur penyiaran di Pulau Saonek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno mengatakan bahwa penguatan tersebut dilakukan karena pihaknya berkewajiban memperluas cakupan penyiaran, terutama di wilayah terpencil sekaligus destinasi wisata prioritas seperti Raja Ampat.

“Masyarakat Papua Barat Daya berhak memperoleh akses informasi pembangunan dari pemerintah pusat dan daerah, termasuk hiburan dan berita,” ujar Iman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Selain itu, dia mengatakan bahwa peningkatan infrastruktur di Papua perlu dilakukan karena saat ini wilayah Papua merupakan daerah terendah di Indonesia dengan 14 persen cakupan penyiaran populasi.

“Dengan menaikkan coverage (cakupan, red.) penyiaran di wilayah Papua, menunjukkan negara hadir dalam pelayanan publik ke masyarakat Papua,” ujarnya.

Baca juga: TVRI, TV publik dan UU Penyiaran

Imam menjelaskan bahwa salah satu penguatan tersebut dilakukan dengan cara modernisasi pemancar dan studio TVRI pada Stasiun Transmisi TVRI di Pulau Saonek.

Modernisasi tersebut dilakukan melalui program digitalization broadcasting system (DBS) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) dengan skema pembiayaan dana pinjaman dari Pemerintah Prancis.

Akan tetapi, lanjut dia, stasiun transmisi tersebut belum dapat beroperasi karena baru menyelesaikan renovasi sarana dan prasarana, serta menunggu instalasi peralatan pemancar dari program DBS Kemenkomdigi.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu berharap TVRI dapat segera membangun Stasiun TVRI Papua Barat Daya. Hal tersebut perlu karena penyiaran di Papua Barat Daya masih dipegang Stasiun TVRI Papua Barat.

Baca juga: Suara Indonesia: jalan baru ANTARA, RRI dan TVRI

Baca juga: TVRI perluas cakupan penyiaran di Banten

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pemimpin kelompok kriminal Los Lobos yang berbasis di Ekuador ditangkap di Mexico City

    Angel Esteban Aguilar diduga mendalangi pembunuhan calon presiden Ekuador pada tahun 2023. Otoritas penegak hukum telah mengumumkan bahwa pemimpin kelompok kejahatan Ekuador Los Lobo ditangkap di bandara internasional di Mexico…

    Presiden Nigeria Tinubu bertemu bangsawan dalam kunjungan kenegaraan Inggris

    Dengan perdagangan antara kedua negara yang mencapai rekor tertinggi, Charles menggunakan kunjungan dua hari tersebut untuk menyoroti hubungan budaya dan komersial yang mendalam antara kedua negara. Raja Charles III dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *