Nusron Wahid: Sertifikat tanah digital jadi keniscayaan

Nusron Wahid: Sertifikat tanah digital jadi keniscayaan

  • Senin, 26 Mei 2025 16:25 WIB
  • waktu baca 2 menit
Nusron Wahid: Sertifikat tanah digital jadi keniscayaan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (kanan) saat kuliah pakar di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Senin (26/5/2025). (ANTARA/HO-Humas Unusa)

Sertifikat digital itu adalah necessary condition, sunatulloh, keharusan

Surabaya (ANTARA) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan pentingnya penerapan sertifikat tanah digital dalam sistem pertanahan nasional sebagai suatu keniscayaan di era modern.

“Sertifikat digital itu adalah necessary condition, sunatulloh, keharusan,” ujar Nusron di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Senin.

Menurut Nusron, digitalisasi bertujuan mempermudah akses serta meningkatkan efisiensi pengelolaan data pertanahan.

Ia menjelaskan bahwa dengan sistem digital, tumpang tindih kepemilikan lahan dapat dicegah.

Saat ini seluruh data Nomor Induk Bidang (NIB) telah terdigitalisasi, sehingga pengecekan status kepemilikan bisa dilakukan secara real-time.

“Kalau tiba-tiba ada orang yang mengajukan baru, dicek NIB-nya, di peta langsung ketahuan tidak bisa, itu sudah ada yang punya,” kata Nusron.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi pertanahan tidak hanya mencakup dokumen, tetapi juga data spasial seperti peta bidang tanah.

“Nomor bidang petanya itu ada semua di dalam lampiran digitalisasi itu,” ujarnya.

Terkait keamanan, Nusron memastikan bahwa sistem digital pertanahan telah dilengkapi perlindungan siber berlapis dan hingga kini belum pernah mengalami serangan.

“Keamanan sibernya dipastikan aman. Sampai hari ini belum ada serangan,” katanya.

Ia pun optimistis sistem ini akan terus aman ke depannya dan mendorong masyarakat untuk mempercayai sistem digital pertanahan yang tengah dikembangkan pemerintah.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *