OpenAI mulai rutin ungkapkan hasil evaluasi keamanan model AI

OpenAI mulai rutin ungkapkan hasil evaluasi keamanan model AI

  • Kamis, 15 Mei 2025 09:02 WIB
  • waktu baca 2 menit
OpenAI mulai rutin ungkapkan hasil evaluasi keamanan model AI
Logo perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS) dan pengembang ChatGPT, OpenAI. (ANTARA/foto-Anadolu/py)

Jakarta (ANTARA) – OpenAI kini mulai secara rutin mempublikasikan hasil evaluasi keamanan internal terhadap model AI-nya sebagai upaya meningkatkan transparansi dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dilansir dari Tech Crunch pada Kamis, perusahaan tersebut meluncurkan Safety Evaluations Hub, sebuah laman khusus yang menampilkan skor model-model OpenAI dalam berbagai pengujian, termasuk kemampuan menghasilkan konten berbahaya, kerentanan terhadap jailbreak, dan tingkat halusinasi.

OpenAI menyatakan akan terus memperbarui laman ini secara berkala, terutama saat ada pembaruan besar pada model-modelnya.

Baca juga: OpenAI pertimbangkan bangun pusat data di Uni Emirat Arab

“Seiring berkembangnya ilmu evaluasi AI, kami ingin membagikan kemajuan kami dalam mengembangkan metode yang lebih terukur untuk mengukur kemampuan dan keamanan model,” kata OpenAI.

“Dengan membagikan sebagian hasil evaluasi keamanan ini, kami berharap ini tak hanya mempermudah pemahaman publik terhadap kinerja keamanan sistem OpenAI dari waktu ke waktu, tapi juga mendukung upaya komunitas untuk meningkatkan transparansi di bidang ini,” sambungnya.

OpenAI juga membuka kemungkinan untuk menambahkan jenis evaluasi lain ke dalam hub tersebut di masa mendatang.

Baca juga: OpenAI ingin libatkan pemerintah negara dalam bangun infrastruktur AI

Langkah ini datang di tengah kritik dari sejumlah ahli etika yang menuduh OpenAI terburu-buru meluncurkan model tanpa pengujian keamanan yang memadai, serta tak merilis laporan teknis untuk beberapa model andalannya.

CEO OpenAI Sam Altman bahkan sempat dituduh menyesatkan eksekutif perusahaan terkait proses peninjauan keamanan sebelum ia sempat diberhentikan pada November 2023.

Baca juga: OpenAI luncurkan fitur belanja daring di ChatGPT

Akhir bulan lalu, OpenAI terpaksa menarik pembaruan model GPT-4o yang digunakan di ChatGPT, setelah muncul banyak laporan bahwa model tersebut terlalu mudah menyetujui dan memvalidasi ide-ide berbahaya. Media sosial X dipenuhi tangkapan layar ChatGPT yang menyemangati berbagai keputusan dan pemikiran bermasalah.

Menanggapi hal itu, OpenAI berjanji akan menerapkan berbagai perbaikan, termasuk menghadirkan fase alfa opsional untuk sejumlah model, di mana pengguna tertentu dapat menguji dan memberikan umpan balik sebelum model resmi diluncurkan.

Baca juga: ChatGPT bisa hadirkan hasil pencarian berdasarkan riwayat percakapan

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Senator Interupsi Paripurna DPD: Papua Butuh Sekolah-RS, Bukan Markas Tentara

    Jakarta – DPD RI menggelar rapat paripurna ke-6 masa sidang III tahun sidang 2025-2026. Dalam perhelatan ini, senator asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, menginterupsi terkait rencana perkebunan sawit…

    Patung Macan Putih di Kediri yang Viral Kini Resmi Punya Hak Paten

    Kediri – Patung macan putih yang sempat viral kini menjadi ikon sekaligus identitas Desa Balongjeruk, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Patung macan putih itu kini resmi memiliki hak kekayaan intelektual (HKI)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *