Putaran keempat dialog nuklir Iran-AS dinilai sulit tapi bermanfaat

Putaran keempat dialog nuklir Iran-AS dinilai sulit tapi bermanfaat

  • Minggu, 11 Mei 2025 21:55 WIB
  • waktu baca 2 menit
Putaran keempat dialog nuklir Iran-AS dinilai sulit tapi bermanfaat
Ilustrasi Iran dan Amerika Serikat. /ANTARA/Anadolu/py

Moskow (ANTARA) – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyebut putaran keempat perundingan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terkait program nuklir Iran berlangsung “sulit namun bermanfaat”.

“Putaran keempat perundingan tidak langsung Iran-AS telah usai; pembicaraan yang sulit namun bermanfaat untuk saling memahami posisi masing-masing serta mencari solusi yang masuk akal dan realistis untuk mengatasi perbedaan. Putaran selanjutnya akan dikoordinasikan dan diumumkan oleh Oman,” tulis Baqaei melalui platform X, Minggu (11/5).

Perundingan yang dimediasi Oman tersebut digelar di ibu kota Muscat setelah jeda dua pekan.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak membahas isu program nuklir Iran dan sanksi ekonomi yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Teheran.

Putaran pertama dan ketiga perundingan digelar di Muscat pada 12 dan 26 April, sementara putaran kedua berlangsung di Roma pada 19 April.

Proses dialog dimulai setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengirim surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada awal Maret.

Dalam surat tersebut, Trump menawarkan kesepakatan baru terkait program nuklir Iran, namun juga menyertakan ancaman penggunaan kekuatan militer jika diplomasi gagal.

Iran menolak perundingan langsung namun bersedia melakukan dialog tidak langsung.

Iran sebelumnya menandatangani kesepakatan nuklir pada 2015 bersama China, Prancis, Rusia, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, serta Uni Eropa.

Dalam kesepakatan tersebut, Iran berkomitmen untuk mengurangi aktivitas nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi ekonomi.

Namun pada 2018, AS di bawah pemerintahan Trump menarik diri dari kesepakatan tersebut dan kembali menjatuhkan sanksi terhadap Teheran.

Sebagai respons, Iran mengumumkan pengurangan komitmennya, termasuk mencabut pembatasan terhadap riset nuklir dan tingkat pengayaan uranium.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Iran siap beri jaminan kepada AS soal tujuan damai program nuklirnya

Baca juga: Iran-AS mulai putaran keempat pembicaraan nuklir tak langsung di Oman

​​​​​​​

Penerjemah: Primayanti
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Bamsoet Apresiasi Terobosan Dubes Junimart Girsang Benahi KBRI Roma

    Jakarta – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi kinerja Junimart Girsang, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Italia yang dinilai mampu bekerja cepat. Tidak hanya…

    Truk Tabrak Pembatas Jalan di Bogor, Muatan Ayam Potong Berceceran

    Jakarta – Kecelakaan lalu lintas tunggal truk terjadi di Jalan Raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Muatan ayam potong truk tersebut berceceran di jalanan. “Telah terjadi kecelakaan lalu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *