Dubes RI pastikan kesiapan sambut kloter pertama haji di Madinah

Dubes RI pastikan kesiapan sambut kloter pertama haji di Madinah

  • Jumat, 2 Mei 2025 08:54 WIB
  • waktu baca 2 menit
Dubes RI pastikan kesiapan sambut kloter pertama haji di Madinah
Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

…Kami menyambut untuk menyampaikan bahwa kami hadir di situ mewakili Pemerintah Indonesia. Semoga sambutan itu jadi pertanda jika pelayanan kita prima

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad memastikan kesiapan Indonesia dalam menyambut kedatangan kloter pertama jamaah haji di Madinah.

Kepada wartawan di Madinah, Jumat, dia mengatakan sejumlah antisipasi teknis telah dirancang dengan matang, terutama untuk melayani jamaah yang tiba melalui jalur cepat atau fast track.

Fast track memang mempercepat proses imigrasi, tetapi ada efek samping yang perlu kita atasi. Jamaah sering kali ingin langsung keluar dari bandara, padahal sebagian dari mereka, khususnya lansia, butuh istirahat atau ke toilet terlebih dahulu. Ini memerlukan pengaturan yang baik agar mereka tidak tercecer dari rombongan,” ujar Aziz.

Ia menyampaikan pula bahwa petugas di lapangan telah mengantisipasi situasi tersebut, termasuk soal pengelompokan jamaah sesuai layanan delapan syarikah atau perusahaan penyedia layanan haji.

Baca juga: BPKH tingkatkan layanan haji di Arab Saudi lewat berbagai inovasi

“Kami harus memastikan tidak ada jamaah dari satu perusahaan yang tercecer ke perusahaan lain. Ini bukan hanya soal orang, tapi juga barang. Kalau tidak ditangani dengan rapi, koper jamaah bisa tertukar atau tercecer,” ucapnya.

Tantangan lainnya, lanjut Aziz, juga berkenaan dengan distribusi kartu Nusuk atau dokumen identitas penting yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi bagi jamaah. Kartu itu diserahkan oleh syarikah langsung kepada jamaah di hotel karena paspor dan dokumen lain dipegang oleh pihak (wukala).

“Pembagian kartu Nusuk harus tepat waktu. Kalau terlambat, bisa mengganggu mobilisasi jamaah. Maka kita dorong petugas dan syarikah bekerja cepat dan koordinatif,” ujarnya.

Selanjutnya, Aziz juga menyebutkan, jika ditemukan kendala yang memerlukan intervensi diplomatik, pihaknya siap turun tangan.

Baca juga: Menag lepas keberangkatan jamaah calon haji kloter pertama

“Kalau memang perlu langkah diplomatik, kami bantu. Tapi kalau bisa diatasi oleh teknis, ya kita serahkan saja agar prosesnya berjalan luwes,” kata dia.

Lalu, dalam momentum kedatangan jamaah, Aziz memastikan pihak KBRI akan turut menyambut mereka di bandara.

“Saat jamaah tiba, kami menyambut untuk menyampaikan bahwa kami hadir di situ mewakili Pemerintah Indonesia. Semoga sambutan itu jadi pertanda jika pelayanan kita prima,” ujarnya.

Baca juga: Pemerintah pastikan manajemen layanan haji 2025 berjalan optimal

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Polres Bogor Serahkan Lagi 4 Unit Renovasi Rutilahu, Kado Lebaran untuk Warga

    Bogor – Polres Bogor kembali menyerahkan unit rumah yang telah selesai direnovasi dalam program Rumah ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah). Program ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap visi Presiden…

    Korban tewas melebihi 1.000 orang di Lebanon seiring terusnya pemboman Israel

    Setidaknya 40 pekerja medis termasuk di antara mereka yang terbunuh ketika kelompok hak asasi manusia mendesak Israel untuk mengakhiri serangan terhadap fasilitas kesehatan Lebanon. Lebih dari 1.000 orang tewas dalam…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *