Dua desa di Lampung Selatan terendam banjir akibat hujan deras

Dua desa di Lampung Selatan terendam banjir akibat hujan deras

  • Minggu, 13 April 2025 12:58 WIB
  • waktu baca 2 menit
Dua desa di Lampung Selatan terendam banjir akibat hujan deras
Suasana banjir yang merendam rumah warga di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan pata Sabtu (12/4) malam. (ANTARA/Riadi Gunawan)

Lampung Selatan (ANTARA) – Akibat curah hujan yang cukup tinggi, sedikitnya dua desa yang berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan terendam banjir pada Sabtu (12/4) malam.

Kepala Bidang Damkar pada Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah di Kalianda, Minggu, menyebutkan banjir yang melanda dua desa tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga membuat sungai-sungai di sekitaran desa meluap.

Baca juga: BPBD catat 403 rumah warga terdampak banjir di Lampung Selatan

“Dua desa yang terendam banjir tadi malam, yakni Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda dan Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo,” kata Rully.

Ia menjelaskan banjir yang cukup dalam tersebut membuat aktivitas masyarakat mulai terganggu. Oleh karena itu, ia meminta kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi bencana banjir susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi sebab, daerah tersebut masih sering diguyur hujan.

“Iya, tadi malam kami turun ke lokasi banjir untuk membantu dan mengevakuasi warga yang masih terjebak banjir, karena ketinggian banjir mencapai lebih dari satu meter,” kata dia.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut, namun aktivitas masyarakat terganggu, karena banjir yang cukup tinggi itu membuat beberapa warga harus dievakuasi.

“Saat ini banjir sudah surut, warga sekitar dibantu petugas gabungan saling membantu membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir,” ucapnya.

Baca juga: Personel gabungan bantu evakuasi korban banjir di Lampung Selatan

Baca juga: Ribuan hektare sawah di Lampung Selatan terendam banjir

Pewarta: Riadi Gunawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Purbaya Ungkap Konsekuensi Tunda Pencabutan 11 Juta PBI BPJS

    PEMERINTAH memutuskan 11 juta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) atau PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan dalam putaran terakhir, tetap mendapatkan pelayanan gratis selama tiga bulan ke depan. Scroll ke…

    Kepala BGN Respons Survei Program Makan Bergizi Gratis

    KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menanggapi survei Indikator Politik Indonesia soal tingkat kepuasan terhadap makan bergizi gratis (MBG). Menurut sigi tersebut, sekitar 72,8 persen responden menyatakan puas dengan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *