Pemprov Malut uji coba jaringan Starlink di Halmahera Barat

Pemprov Malut uji coba jaringan Starlink di Halmahera Barat

  • Sabtu, 12 April 2025 23:06 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pemprov Malut uji coba jaringan Starlink di Halmahera Barat
Gubernur Malut Sherly Laos menghadiri uji coba penggunaan teknologi internet berbasis satelit (Starlink) sebagai upaya pemerataan jaringan internet di wilayah blank spot, terutama di Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu (12/4/2025). ANTARA/Abdul Fatah.

Penggunaan Starlink ini baru uji coba dan bukan dipergunakan untuk umum, pemasangan Starlink ini untuk kepentingan belajar siswa dan update data administrasi dan laporan guru-guru ke dinas pendidikan

Ternate (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melakukan uji coba penggunaan teknologi internet berbasis satelit (Starlink) sebagai upaya pemerataan jaringan internet di wilayah Blank Spot, terutama di Kabupaten Halmahera Barat.

“Ada beberapa wilayah di Halmahera Barat masih susah jaringan internet (blank spot). Hal ini menjadi kendala satuan pendidikan mengupdate data pokok pendidikan (Dapodik) ke sistem database Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi,” kata Gubernur Malut Sherly Laos usai melakukan uji coba di Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu.

Ia mengatakan sekolah yang berada di wilayah blank spot kesulitan untuk mengupdate dapodik karena koneksi internet yang dibutuhkan belum tersedia dan pemasangan Starlink diharapkan bisa menjadi salah satu solusi.

Namun penggunaan teknologi Starlink belum diterapkan secara masif. Pemakaian Starlink ini baru sebatas uji coba di SMA Negeri 8 Halmahera Barat.

“Penggunaan Starlink ini baru uji coba dan bukan dipergunakan untuk umum, pemasangan Starlink ini untuk kepentingan belajar siswa dan update data administrasi dan laporan guru-guru ke dinas pendidikan,” lanjutnya.

Gubernur meminta kepala sekolah dan para guru me-review kembali jaringan Starlink yang sudah terpasang.

“Semoga wifi yang terpasang bisa dipergunakan dengan baik, kepala sekolah dan para guru bisa me-review kembali, kalau baik dan kapasitasnya maksimum bisa dipakai untuk beberapa orang, maka akan diimplementasikan di sekolah-sekolah lain,” ujar Gubernur.

Baca juga: Pelni Ternate: Arus mudik 2025 meningkat signifikan

Baca juga: Pelabuhan Ahmad Yani Ternate mulai dipadati pemudik

Baca juga: Gubernur Malut dan Jatim buka misi dagang dan investasi di Ternate

Baca juga: Garuda Indonesia berikan harga spesial rute Ternate-Jakarta

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Bripka Hana Ajari Warga Olah Limbah Ternak-Kertas hingga Bernilai Ekonomis

    Jakarta – Bripka Hana Heriyana memanfaatkan limbah menjadi nilai ekonomi warga Desa Tegal Maja, Serang, Banten, selama menjadi Bhabinkamtibmas. Bripka Hana mengajak warga mengolah kotoran kerbau hingga limbah kertas menjadi…

    Kisah Eka, Mudik Nyaman Bersama PNM

    INFO TEMPO – Bagi sebagian orang, mudik mungkin menjadi rutinitas tahunan. Namun bagi sebagian lainnya, perjalanan pulang kampung menyimpan harapan sederhana: bisa tiba dengan aman, tanpa kekhawatiran, dan berkumpul kembali…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *