Balawista Lebak terjunkan 100 relawan pengamanan wisatawan pantai 

Balawista Lebak terjunkan 100 relawan pengamanan wisatawan pantai 

  • Selasa, 1 April 2025 18:06 WIB
  • waktu baca 2 menit
Balawista Lebak terjunkan 100 relawan pengamanan wisatawan pantai 
Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak Provinsi Banten menerjunkan 100 relawan untuk pengamanan wisatawan yang mengunjungi liburan Lebaran 1446 Hijriah/2025 Masehi di pesisir pantai selatan. ANTARA/HO-Balawista.

Lebak (ANTARA) – Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak Provinsi Banten menerjunkan 100 relawan untuk pengamanan wisatawan yang pada masa libur Lebaran 1446 Hijriah/2025 Masehi mengunjungi pesisir pantai selatan.

Ketua Balawista Kabupaten Lebak Erwin Komarasukma saat dihubungi di Rangkasbitung Lebak Selasa mengatakan, pihaknya menerjunkan 100 relawan untuk pengamanan wisatawan yang mengisi liburan Lebaran di sejumlah objek wisata pesisir pantai selatan.

Objek wisata itu di antaranya objek wisata Tanjung Panto, Pantai Bagedur, Pantai Cibobos, Pantai Suka Hujan, Pantai Cihara, Pantai Panggarangan, Pantai Bayah, Pantai Pulo Manuk, Pantai Karang Taraje, dan Pantai Kawasan Sawarna.

Para wisatawan itu diharapkan mematuhi arahan dari petugas penjaga pantai (Balawista) agar selamat saat menikmati liburan Lebaran di pesisir pantai selatan.

Selain itu relawan Balawista juga selalu keliling patroli dan memberikan imbauan langsung kepada wisatawan.

“Kami minta wisatawan tidak berenang di sekitar pantai melewati bendera merah guna menghindari kecelakaan laut,” katanya.

Menurut dia, usai Lebaran dipastikan ribuan pengunjung dari sejumlah daerah di Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta mendatangi objek-objek wisata setempat.

Balawista Lebak memetakan pesisir pantai selatan yang rawan kecelakaan laut di antaranya Pantai Sawarna (Pasir Putih Ciantir), Pantai Goa Langir, Pantai Pasir Putih Cihara, dan Pantai Karang Seke.

Guna mengantisipasi kecelakaan laut, katanya, pihaknya menyebarkan relawan di berbagai lokasi wisata itu.

Namun, penyebaran relawan itu tergantung kebutuhan dan minimal satu objek wisata dijaga oleh dua relawan, kecuali di Pantai Sawarna dan Pantai Bagedur yang masing-masing dijaga 20 relawan.

“Kami minta wisatawan tidak berenang di lokasi yang berbahaya atau memiliki arus deras guna menghindari kecelakaan laut,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan, wisatawan yang mengisi liburan Lebaran di pesisir pantai selatan agar waspada gelombang tinggi guna menghindari kecelakaan laut.

Berdasarkan laporan BMKG bahwa awal April 2025 berpeluang tinggi gelombang di perairan Lebak selatan berkisar 1,25 meter sampai 2,5 meter, sehingga bisa membahayakan bagi wisatawan.

“Kami berharap semua wisatawan dapat mematuhi petugas di lapangan agar selamat,” katanya.

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kakorlantas Siap Antisipasi Peningkatan Arus Lalin Mudik Sore Ini

    Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut lalu lintas hari ketiga Operasi Ketupat 2026 masih landai. Pihaknya mempersiapkan adanya kemungkinan peningkatan lalu lintas pada Minggu…

    Pelindo Siaga Penuh Layani Angkutan Lebaran 2026

    INFO TEMPO – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *