Polres Garut gelar razia penertiban mobil travel ilegal di jalur mudik

Arus Mudik

Polres Garut gelar razia penertiban mobil travel ilegal di jalur mudik

  • Selasa, 25 Maret 2025 19:19 WIB
  • waktu baca 2 menit
Polres Garut gelar razia penertiban mobil travel ilegal di jalur mudik
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap mobil yang disinyalir membawa penumpang secara ilegal di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (25/3/2025). ANTARA/HO-Polres Garut.

Garut (ANTARA) – Kepolisian Resor Garut menggelar razia untuk menertibkan mobil travel ilegal yang melintas di jalur mudik wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat saat musim mudik Hari Raya Lebaran 2025.

“Kami akan laksanakan rutin razia travel gelap ini setiap malam menjelang pagi,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi di Garut, Selasa.

Ia menuturkan, sejumlah personel dari Satuan Lalu Lintas Polres Garut akan disiapsiagakan di jalur mudik untuk melakukan operasi penertiban mobil travel ilegal.

Sejak ditetapkan Operasi Ketupat Lodaya 2025, kata dia, jajarannya sudah berhasil menindak sejumlah mobil pribadi yang disinyalir digunakan untuk angkutan orang secara ilegal.

“Untuk penindakan travel gelap kita sudah melakukan penindakan karena memang tidak memiliki izin trayek pengangkut orang,” katanya.

Ia menjelaskan mobil travel ilegal yang ditindak itu seringkali kondisinya berisiko dari segi keselamatan kendaraan karena tidak dirawat atau sesuai dengan peruntukan untuk angkutan umum, begitu juga sopirnya tidak memiliki izin yang sah.

Selain itu, lanjut dia, mobil travel ilegal seringkali membawa penumpang melebihi kapasitas yang bisa membahayakan penumpang maupun bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kita sudah melakukan penindakan karena memang tidak memiliki izin trayek pengangkut orang, terus lagi muatannya terlalu 'overload', sehingga kita tindak dengan penilangan,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan angkutan orang secara ilegal dengan menggunakan kendaraan yang bukan semestinya.

Begitu juga, kata dia, masyarakat yang ingin mudik Lebaran tidak menggunakan angkutan umum ilegal karena keberadaannya tidak terawasi maupun terdaftar secara resmi.

“Kami mengimbau agar masyarakat hanya menggunakan jasa transportasi yang resmi dan terdaftar,” katanya.

Baca juga: Polresta Cirebon sebut arus lalu lintas masih lancar pada H-6 Lebaran

Baca juga: Polda Aceh lombakan layanan pusat panggilan 110 guna motivasi operator

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Senjata di jalanan saat AS dan Israel mengintensifkan serangan selama sebulan di Iran

    Teheran, Iran – Pasukan bersenjata berat terus mengendalikan jalan-jalan Iran, meskipun Amerika Serikat dan Israel melancarkan lebih banyak serangan dan bersiap menghadapi kemungkinan serangan darat, seiring perang yang berlangsung hampir…

    Angkatan Laut Meksiko mencari dua kapal hilang yang terlibat dalam konvoi bantuan Kuba

    Konvoi Nuestra America mengatakan bahwa perahu layar tersebut dipimpin oleh ‘pelaut berpengalaman’ yang memiliki akses terhadap peralatan keselamatan. Angkatan Laut Meksiko dan Penjaga Pantai Amerika Serikat telah memberi isyarat bahwa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *