BI: Peringkat kredit RI di BBB tunjukkan keyakinan internasional

BI: Peringkat kredit RI di BBB tunjukkan keyakinan internasional

  • Selasa, 11 Maret 2025 22:34 WIB
  • waktu baca 2 menit
BI: Peringkat kredit RI di BBB tunjukkan keyakinan internasional
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersiap menyampaikan keterangan pers terkait hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Jakarta, Rabu (19/2/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nz

Afirmasi rating Indonesia pada peringkat BBB dengan outlook stabil menunjukkan keyakinan dunia internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek ekonomi jangka menengah Indonesia yang tetap terjaga

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) menyampaikan, keputusan lembaga pemeringkat Fitch untuk memberikan peringkat kredit negara (sovereign credit rating/SCR) pada level BBB kepada Indonesia menunjukkan keyakinan dunia internasional terhadap stabilitas makroekonomi.

“Afirmasi rating Indonesia pada peringkat BBB dengan outlook stabil menunjukkan keyakinan dunia internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek ekonomi jangka menengah Indonesia yang tetap terjaga,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

Perry menambahkan bahwa capaian tersebut juga didukung oleh kredibilitas kebijakan dan sinergi bauran kebijakan yang kuat antara pemerintah dan bank sentral di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

BI menyampaikan bahwa pihaknya juga terus berkomitmen untuk memperkuat efektivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen.

Upaya tersebut dilakukan dengan tetap mendukung upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk meningkatkan sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas inflasi volatile food.

Ke depan, BI juga akan terus mencermati perkembangan ekonomi dan keuangan global dan domestik dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan terjaganya stabilitas makroekonomi dan keuangan.

Langkah tersebut termasuk mempererat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, serta terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sejalan dengan program Asta Cita.

Sebagai informasi, pada Selasa, Fitch kembali mempertahankan sovereign credit rating (SCR) Republik Indonesia (RI) pada BBB (satu tingkat di atas level terendah investment grade) dengan outlook stabil.

Keputusan ini mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia jangka menengah yang baik serta rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) yang rendah.

Pada laporannya, Fitch memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 terutama akan didukung oleh permintaan domestik yang kuat, serta dukungan belanja publik untuk bantuan sosial dan proyek infrastruktur.

Investasi swasta juga akan tetap kuat didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter yang moderat, serta berkurangnya ketidakpastian kebijakan pasca pemilu 2024, dan aktivitas hilirisasi yang berlanjut.

Menurut Fitch, penguatan pada aspek struktural, pendapatan pemerintah, dan ketahanan eksternal akan memberikan peluang untuk peningkatan SCR Indonesia ke depan.

Baca juga: Survei BI indikasikan keyakinan konsumen tetap kuat pada Februari 2025

Baca juga: BI dan bank sentral Vietnam sepakati peningkatan kerja sama bilateral

Baca juga: BI terbitkan PBI tentang DHE yang berlaku efektif pada 1 Maret 2025

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kapal Angkut 37 WNI Tenggelam di Perak Malaysia, 7 Orang Tewas

    Jakarta – Kapal yang membawa 37 warga negara Indonesia (WNI) tenggelam di perairan Pulau Pangkor, negara bagian Perak, Malaysia. Sebanyak 7 orang dilaporkan tewas. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni…

    Apakah pembuangan UFO Pentagon merupakan gangguan politik?

    Setelah Departemen Pertahanan merilis file terkait UFO, internet menyisir mana yang nyata dan mana yang tidak. Departemen Pertahanan AS merilis 162 file mengenai benda terbang tak dikenal (UFO), menyusul perintah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *