Kemenbud dorong masyarakat sekitar majukan KCMJ

Kemenbud dorong masyarakat sekitar majukan KCMJ

  • Minggu, 23 Februari 2025 17:53 WIB
  • waktu baca 2 menit
Kemenbud dorong masyarakat sekitar majukan KCMJ
Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi (Kemenbud) Restu Gunawan saat melakukan dialog bersama perwakilan masyarakat dan komunitas sekitar Jambi membahas pengolahan dan pelestarian Kawasan Candi Muaro Jambi (KCMJ), Minggu (23/2/2025). ANTARA/Agus Suprayitno.

Jambi (ANTARA) – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mendorong masyarakat sekitar Kawasan Candi Muaro Jambi (KCMJ) ikut memajukan kawasan melalui komunitas masyarakat delapan desa di sekitar kawasan cagar budaya.

Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan di Jambi, Minggu mengatakan KCMJ merupakan situs bersejarah tidak hanya memiliki nilai arkeologi, tetapi juga nilai budaya yang kaya.

“Saya datang untuk berdiskusi dengan masyarakat di sekitar kawasan, mencoba menggerakkan komunitas untuk menjaga dan melindungi kawasan candi,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan ini penting untuk menjaga semangat bersama dalam melestarikan dan menjaga kawasan candi, tugas ini tidak hanya dibebankan kepada pemerintah saja, akan tetapi ini tugas bersama yang melibatkan semua pihak.

Program ini perlu didorong berbagai pihak untuk melindungi serta pengembangan dan pemanfaatan Kawasan Candi Muaro Jambi.

KCMJ memiliki ciri khas tersendiri yaitu mampu melakukan pemberdayaan terhadap seluruh masyarakat yang ada di sekitar secara bergotong royong.

“Kekuatan dan keunikan di Muaro Jambi, semua desa sekitar bergerak, ini bisa menjadi model untuk pengolahan cagar budaya ditempat lain,” kata Restu.

Lanjut dia, kementerian kebudayaan optimis dengan kerja keras semua pihak yang terlibat (Delapan desa sekitar kawasan), kegiatan pelestarian ini bisa tercapai.

Dialog “Budaya Baselang Muaro Kito” yang di gagas yayasan taut seni diharapkan bisa menciptakan ruang diskusi yang inklusif untuk mempertemukan masyarakat dan seluruh elemen untuk menggali potensi yang dapat dikembangkan tanpa merusak kearifan lokal.

Baca juga: Wakil Menteri Kebudayaan Giring tinjau pemugaran Candi Muaro Jambi

Baca juga: Giring soroti pentingnya revitalisasi kawasan cagar budaya Muarajambi

Baca juga: Balai Pelestarian Kebudayaan kembangkan gastronomi KCBN Muaro Jambi

Pewarta: Tuyani
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pemudik Lansia Protes Diminta Bayar Tiket Kapal Hampir 2 Kali Lipat di Ciwandan

    Jakarta – Asrul (72) sempat protes kepada petugas karena harga tiket di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, yang lebih mahal hampir dua kali lipat. Ia mengaku mendapat tiket itu dari…

    Berbagai partai 'sedang bangkit' dalam kelompok sayap kanan anti-Netanyahu

    Umpan Berita Analis politik Dahlia Scheindlin menjelaskan mengapa popularitas Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terus berfluktuasi. Perang di Gaza dan perjanjian tawanan, baku tembak dengan Hizbullah, dan perang dengan Iran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *