Wamenag ajak kampus perkuat kesetaraan mahasiswa laksanakan riset

Wamenag ajak kampus perkuat kesetaraan mahasiswa laksanakan riset

  • Rabu, 12 Februari 2025 15:56 WIB
Wamenag ajak kampus perkuat kesetaraan mahasiswa laksanakan riset
Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i memberikan materi mengenai Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Universitas Brawijaya, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (12/2/2025). ANTARA/Ananto Pradana

Kami menginginkan kampus-kampus itu memberikan akses yang lebih luas kepada semua mahasiswa di semua program studi

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi'i mengajak seluruh kampus memperkuat hadirnya ruang kesetaraan bagi para mahasiswa dalam melaksanakan riset untuk mengembangkan keilmuan.

“Kami menginginkan kampus-kampus itu memberikan akses yang lebih luas kepada semua mahasiswa di semua program studi dengan membuka kesempatan yang luas untuk melakukan riset-riset pengembangan ilmu dan teknologi,” kata Muhammad Syafi'i di Universitas Brawijaya, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.

Menurutnya setiap kampus yang merupakan lembaga perguruan tinggi mempunyai kewajiban dalam mengakomodasi hak setiap mahasiswa dalam meningkatkan pengalaman dan pengetahuan terhadap suatu bidang keilmuan.

“Bisa saja teman-teman (perguruan tinggi) mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Saya kira Pak Rektor (Universitas Brawijaya) terus memberikan dukungan itu demi suatu hal yang disebut sebagai inklusif, seperti itu menurut saya,” ujarnya.

Baca juga: Wamenag: CKG ubah paradigma masyarakat dari kuratif ke preventif

Baca juga: Wamenag-Mendiktisaintek perjuangkan siswa berprestasi tetap masuk SNBP

Dia yakin kesempatan yang diberikan oleh pihak perguruan tinggi terhadap mahasiswa dalam menjalankan riset, menjadi bagian implementasi poin keempat Astacita sebagai misi pembangunan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Adapun poin keempat di dalam Astacita, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, penguatan peran perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas.

“Saya kira kalau di Astacita dari Pak Prabowo bahwa inklusif itu bersumber dari dasar yang kita miliki, yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” ucap dia

Keberhasilan pembinaan mahasiswa oleh kampus akan membantu merealisasikan target Indonesia Emas 2045 yang telah dicanangkan.

Tak bisa dipungkiri bahwa mahasiswa merupakan generasi pemegang tonggak kepemimpinan di masa mendatang.

“Kalau dari gambaran melalui statemennya yang diberikan oleh Pak Prabowo itu lebih bersifat akomodatif,” ujarnya.

Muhammad Syafi'i juga mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia untuk bersama-sama terlibat di dalam pelaksanaan pembangunan Indonesia.

“Jadi pengembangan ini juga menjadi bagian demokrasi dan poin yang paling penting adalah keinginan bersama-sama bekerja untuk menyejahterakan rakyat Indonesia,” kata dia.

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Rakyat Iran membakar patung Trump dan Netanyahu di pertemuan umum korban kapal perang

    Rakyat Iran membakar patung Trump dan Netanyahu di pertemuan umum korban kapal perang Umpan Berita Warga Iran di Teheran membakar patung PM Israel Netanyahu dan Presiden AS Trump saat berkumpul…

    Kakorlantas Polri Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Rabu Malam

    Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho masih terus meninjau arus mudik Lebaran 2026. Irjen Agus memprediksi puncak arus mudik di tol terjadi sejak Rabu, 18 Maret 2026 malam hingga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *