Basarnas temukan tubuh anak 6 tahun yang hanyut di Tukad Korea

Basarnas temukan tubuh anak 6 tahun yang hanyut di Tukad Korea

  • Sabtu, 25 Januari 2025 14:59 WIB
Basarnas temukan tubuh anak 6 tahun yang hanyut di Tukad Korea
Basarnas Bali saat evakuasi tubuh anak laki-laki berusia 6 tahun yang hanyut dari Tukad Korea di Denpasar, Sabtu (25/1/2025). ANTARA/HO-Basarnas Bali

korban berhasil ditemukan di lokasi Sungai Taman Pancing yang berjarak sekitar 5 km dari lokasi kejadian

Denpasar (ANTARA) – Basarnas Bali akhirnya menemukan anak laki-laki berusia 6 tahun yang dilaporkan hanyut di Tukad Korea atau sungai Pasar Badung, Denpasar, sejak Jumat (24/1) kemarin.

Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya di Denpasar, Sabtu, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tertelungkup menyangkut di batu pembatas sungai di Sungai Taman Pancing.

“Upaya pencarian dengan menyisir sungai menjadi 3 SAR Unit (SRU) akhirnya membuahkan hasil, pukul 07.10 Wita korban berhasil ditemukan di lokasi Sungai Taman Pancing yang berjarak sekitar 5 km dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.

Diketahui anak laki-laki tersebut bernama Gede Satria yang bertempat tinggal di Jalan Pemeregan Gang F, Denpasar Barat, namun berasal dari Desa Abang, Karangasem.

Ia diperkirakan hilang sekitar pukul 11.00 Wita kemarin setelah keluarganya meminta Satria membuang ikan lele yang sudah mati di Tukad Korea.

Karena korban lama tak kembali, pihak keluarga mencari ke sungai, namun tak ditemukan hingga akhirnya secara mandiri mereka mencari korban ke rumah teman-temannya dan menyusuri sepanjang sungai yang jadi area wisata itu hingga bendungan Buagan.

Baca juga: Tim SAR temukan bocah yang terseret arus Sungai Cibanten

Baca juga: Satu bocah SD hanyut di sungai di Serang ditemukan meninggal dunia

Pencarian tersebut tidak membuahkan hasil, akhirnya Basarnas Bali mendapat laporan sekitar pukul 18.25 Wita sehingga Sidakarya langsung menurunkan personel.

“Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian sejauh 3 km menyusuri sungai dari perkiraan jatuhnya korban menuju Dam Buagan Denpasar, namun hingga malam hari korban belum juga ditemukan,” ujarnya.

Basarnas Bali yang dibantu Basarnas Denpasar, Brimob Polda Bali, Dit Samapta Polda Bali, PMI Kota Denpasar, Balawista Kota Denpasar, Potensi SAR 115, dan masyarakat memutuskan menghentikan pencarian malam itu dan berlanjut pagi tadi.

Setelah jasad anak laki-laki yang hanyut tersebut ditemukan, pihak korban langsung membenarkan bahwa itu tubuh Gede Satria.

“Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Wangaya menggunakan ambulan RAPI Bali,” kata Nyoman Sidakarya.

Baca juga: Tim SAR evakuasi jasad bocah terseret arus di Sungai Denai Medan

Baca juga: Tim Basarnas temukan jasad bocah laki-laki dalam kondisi meninggal

Baca juga: Bocah 10 tahun di Tanggamus Lampung hanyut terseret ombak

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *