Bilateral di Moskow, Rusia-Iran perkuat kemitraan strategis baru

Bilateral di Moskow, Rusia-Iran perkuat kemitraan strategis baru

  • Sabtu, 18 Januari 2025 10:05 WIB
Bilateral di Moskow, Rusia-Iran perkuat kemitraan strategis baru
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang sedang berkunjung di Moskow, Rusia, 17 Januari 2025. ANTARA/Xinhua/Tass

Moskow (ANTARA) – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat (17/1) menandatangani kesepakatan kemitraan strategis komprehensif baru menyusul pembicaraan bilateral di Moskow.

Menurut dokumen yang dipublikasikan di situs web Kremlin, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di berbagai bidang antara lain perdagangan, investasi, pertahanan, keamanan, luar angkasa, energi, dan antiterorisme.

Kesepakatan tersebut juga menyatakan kedua negara akan menolak sanksi pihak ketiga terhadap satu sama lain dan akan mencegah penggunaan tindakan koersif sepihak.

“Dokumen yang sungguh merupakan terobosan ini bertujuan menciptakan kondisi bagi pembangunan yang stabil dan berkelanjutan bagi Rusia dan Iran, serta seluruh kawasan Eurasia kita bersama,” papar Kremlin, mengutip pernyataan Putin dalam konferensi pers menyusul pembicaraan dengan pemimpin Iran tersebut.

Putin mengatakan perjanjian baru itu menguraikan tujuan ambisius dan menciptakan kerangka kerja untuk memperdalam kerja sama jangka panjang di bidang-bidang seperti politik, keamanan, perdagangan, investasi, dan urusan kemanusiaan.

Dia menekankan Rusia dan Iran telah memelihara hubungan yang luas dan saling menguntungkan, serta mengatakan kesepakatan tersebut akan memperkuat hubungan Rusia-Iran di segala bidang.

Pemimpin Iran tersebut mengatakan kesepakatan baru ini akan menandai dimulainya babak baru dalam hubungan antara Rusia dan Iran, serta akan meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral.

“Pertemuan ini … dan kesepakatan yang dicapai antara kedua negara menjadi dorongan lain untuk membangun dunia multipolar. Dan, tentu saja, ini terutama menyangkut perkembangan Iran dan Rusia,” ujar Pezeshkian.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin juga membahas berbagai masalah kebijakan luar negeri, dan posisi Moskow dan Teheran sebagian besar sudah selaras.

Pewarta: Xinhua
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Ledakan di Masjid Jember Terjadi saat Salat Tarawih

    WARGA kawasan Perumahan Pesona Regency di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur dikejutkan dengan ledakan yang terjadi dj masjid komplek saat berlangsungnya salat tarawih. Ledakan tersebut membuat jemaah dan warga…

    10 Info Terkini Perkara Aktivis KontraS Disiram Air Keras

    Jakarta – Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, terus diusut. Polda Metro Jaya menyampaikan info-info terkini perihal perkara tersebut. Dirangkum detikcom, Selasa (17/3/2026), penyiraman air keras…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *