Warga Jakut keluhkan air Kali Kamal berbusa dan bau

Warga Jakut keluhkan air Kali Kamal berbusa dan bau

  • Kamis, 16 Januari 2025 21:04 WIB
Warga Jakut keluhkan air Kali Kamal berbusa dan bau
Busa akibat limbah yang mengeluarkan bau menyengat dalam jumlah besar muncul di kali Kamal Muara Penjaringan Jakarta Utara. ANTARA/HO-

Jakarta (ANTARA) – Warga Penjaringan, Jakarta Utara mengeluhkan air Kali Kamal Muara berbusa tebal dan mengeluarkan bau menyengat, sehingga mengganggu saat melintas di kawasan tersebut.

“Busa putih memang muncul setiap hari di Kali Kamal. Dalam satu hari, busa itu muncul sebanyak tiga kali. Pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, siang pada jam 12.00 WIB dan sore hari pukul 18.00 WIB,” kata warga Kali Kamal Amel (24) di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kemunculan busa putih sudah terjadi sejak 2024 dan diduga berasal dari rumah pompa Kali Kamal karena setiap rumah pompa membuang air ke Kali Kamal pasti disertai dengan busa.

Baca juga: Aktivitas pabrik makanan olahan di Jakarta Utara cemari Kali

“Kalau pompa dibuka atau beroperasi, baru mengeluarkan busa,” ujarnya.

Warga lainnya Nurul Huda mengatakan busa ini muncul di permukaan Kali Kamal sejak berdirinya rumah pompa folder Kamal.

“Busa diduga muncul akibat Kali Kamal tercemar limbah rumah tangga, pergudangan dan pabrik yang berada di sekitar wilayah ini,” kata dia.

Baca juga: Bukan pertama kali, Buaya terlihat berenang di Kamal Muara

Pantauan di lokasi busa tebal memenuhi Kali Kamal muncul dari pompa air yang berada di ujung Kali Kamal.

Permukaan air kali menghitam dengan buih yang terbawa arus Kali Kamal dan busa ini juga mengeluarkan aroma menyengat seperti bahan kimia.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *