BPBD Sukabumi: Jumlah penyintas bencana yang mengungsi 3.023 Jiwa

BPBD Sukabumi: Jumlah penyintas bencana yang mengungsi 3.023 Jiwa

  • Minggu, 8 Desember 2024 23:59 WIB
BPBD Sukabumi: Jumlah penyintas bencana yang mengungsi 3.023 Jiwa
Penyaluran bantuan untuk korban terdampak bencana di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jabar. (ANTARA/ Aditya A Rohman)

Para pengungsi ini merupakan penyintas bencana pergerakan tanah, banjir dan longsor

Sukabumi, Jabar (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat hingga Minggu malam jumlah warga yang mengungsi akibat terdampak bencana hidrometerologi pada Rabu (4/12) mencapai 919 kepala keluarga atau 3.023 jiwa.

“Para pengungsi ini tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Cikembar, Pabuaran, Lengkong, Simpenan dan beberapa kecamatan lainnya,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Minggu.

Menurut Medi, para pengungsi ini merupakan penyintas bencana pergerakan tanah, banjir dan longsor. Mereka mengungsi karena rumahnya rusak berat, terisolasi serta kondisi daerah yang rawan terjadi bencana susulan, sehingga lebih memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Untuk pendistribusian bantuan ke lokasi-lokasi pengungsian saat ini sudah mulai merata karena akses menuju lokasi yang awalnya terisolasi sudah mulai bisa ditembus oleh kendaraan meskipun baru sepeda motor atau dengan berjalan kaki, tetapi ada juga yang sudah bisa dilewati mobil.

Saat ini petugas penanggulangan bencana selain fokus melakukan evakuasi dan pencarian korban bencana serta membuka akses jalan, juga fokus terhadap pendistribusian bantuan yang diharapkan, logistik bantuan bisa segera sampai ke lokasi-lokasi yang masih terisolasi untuk meringankan.

Sementara, untuk jumlah warga yang terdampak bencana sebanyak 847 kepala keluarga (KK) atau 8.477 jiwa dan terancam 440 KK atau 755 Jiwa. Kemudian untuk rumah yang rusak berat sebanyak 1.410 unit, rusak sedang 1.011 unit, rusak ringan 777 unit, terancam 423 unit dan terendam 1.040 yang tersebar di 38 kecamatan.

Baca juga: Polwan berikan trauma healing kepada warga terdampak bencana

Baca juga: Wamen PU targetkan penanganan darurat Sukabumi selesai dua pekan

Baca juga: Personel Polres Sukabumi gugur saat bertugas evakuasi korban bencana

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kakorlantas: Kenaikan Volume Kendaraan Siang Tadi di KM 57-70 Tol Japek

    Bekasi – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut terdapat kepadatan arus lalu lintas siang tadi. Arus lalu lintas padat karena terjadi peningkatan volume kendaraan di hari H Lebaran. “Untuk di…

    Tarif Rp 1 Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Lebaran 2026 sampai Kapan?

    Jakarta – Saat Lebaran 2026, warga dapat menikmati tarif Rp 1 naik Transjakarta, MRT, LRT Jakarta, dan LRT Jabodebek. Sebagai informasi, tarif spesial ini hanya berlaku dua hari. Tarif Rp…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *