Lestarikan bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu

Lestarikan bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu

  • Jumat, 29 November 2024 16:04 WIB
Lestarikan bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu
Peserta foto bersama pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu di Hotel Royale Krakatau, Cilegon, Banten, Jumat (29/11/2024). (ANTARA/HO-Kantor Bahasa Banten)

Serang (ANTARA) – Kantor Bahasa Provinsi Banten, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) se-Provinsi Banten dan DKI Jakarta sebagai upaya untuk pelestarian bahasa daerah.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Asep Juanda di Serang, Jumat, mengatakan kegiatan ini melibatkan 342 peserta dari tiga bahasa yang direvitalisasi, yaitu bahasa Jawa Banten, Sunda Banten, dan Betawi.

Baca juga: Festival tunas bahasa ibu edukasi berbahasa daerah keren

“FTBI merupakan puncak dari rangkaian revitalisasi bahasa daerah. Ini adalah bentuk apresiasi kepada semua pihak, khususnya siswa SD dan SMP sebagai tunas muda dalam upaya pelestarian bahasa daerah,” katanya.

FTBI menghadirkan tujuh mata lomba, yaitu mendongeng, menulis dan membaca puisi, pidato, lagu daerah, lawakan tunggal, menulis cerpen, menulis dan membaca aksara (Jawa dan Sunda Banten), serta berbalas pantun (bahasa Betawi). Pelaksanaan lomba berlangsung serentak di tujuh ruang yang berbeda dan dinilai oleh tiga juri setiap kategori.

Total juri yang terlibat dalam FTBI tersebut 63 juri yang terdiri atas 21 juri bahasa Jawa, 21 juri bahasa Sunda, dan 21 juri bahasa Betawi. Para juri berasal dari praktisi, budayawan, dan akademisi yang ada di Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, sekolah, dan siswa atas terselenggaranya kegiatan ini.

Baca juga: FTBI 2023 tingkat Jabar-Banten menguatkan asa lestarikan bahasa Sunda

Baca juga: Balai Bahasa Jateng: Pertahankan bahasa daerah dengan menggunakannya

“Saya mengajak kita semua terus bersinergi dan berinovasi dalam pelestarian bahasa daerah. Anak-anakku, kalian adalah tunas-tunas muda yang berprestasi, dan kami berkomitmen agar prestasi kalian di FTBI setara dengan ajang nasional lainnya,” ujarnya.

Juara pada setiap lomba terdiri atas peringkat satu sampai dengan enam, baik tingkat SD maupun SMP. Para pemenang menerima uang pembinaan, sertifikat pemenang dan plakat penghargaan.

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *