BPBD Sumut kerahkan personel bantu warga terdampak banjir di Medan

BPBD Sumut kerahkan personel bantu warga terdampak banjir di Medan

  • Rabu, 27 November 2024 17:04 WIB
BPBD Sumut kerahkan personel bantu warga terdampak banjir di Medan
Banjir yang terjadi di sejumlah Kota Medan dan sekitarnya (ANTARA/Anggi Luthfi Panggabean)

Medan (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan personel untuk membantu warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya.

“Semua personel dari pagi sudah di lapangan,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, di Medan, Rabu.

Namun, Sri Wahyuni tidak menyebut berapa personel yang dikerahkan dalam operasi membantu warga yang terdampak banjir tersebut.

Baca juga: Polda Sumut kerahkan personel bantu warga terdampak banjir di Medan

Dia mengatakan para personel itu masih melakukan berbagai upaya penanganan sehingga jumlah dan data belum dapat disampaikan.

“Belum bisa beri data karena masih di lapangan semuanya,” kata dia.

Akan tetapi, pihaknya akan menyampaikan seluruh perkembangan hasil dari operasi membantu warga yang terdampak banjir tersebut.

“Teman-teman di lapangan masih terus berupaya. Nanti kita sampaikan informasinya,” ujar dia.

Baca juga: BMKG: Waspada potensi hujan di Sumatera Utara pada sepekan ke depan

Sejumlah wilayah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terendam banjir dampak meluapnya air sejumlah sungai akibat curah hujan tinggi sejak Selasa (26/11) malam.

Sejumlah wilayah di Kota Medan yang terdampak banjir di antaranya Kecamatan Helvetia, Sunggal, Johor, Maimun, dan Medan Amplas.

Di Kecamatan Maimun, banjir menggenangi kawasan itu akibat meluapnya air Sungai Deli.

Warga yang tinggal sekitar bantaran sungai langsung mengungsi dan menyelamatkan diri ke wilayah yang lebih tinggi yang tidak terdampak luapan air sungai.

Baca juga: Hujan disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Sumut

Di Kelambir Lima, Kecamatan Medan Helvetia, warga juga harus menyelamatkan barang-barang seadanya karena daerah itu terendam banjir setelah air Sungai Kampung Lalang meluap, dampak hujan lebat di daerah hulu.

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Ada Beda Tanggal Lebaran 2026, MUI Bicara soal Toleransi

    Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengamini keputusan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag), yang menetapkan 1 syawal 1447 hijriah jatuh pada 21 Maret 2026. Meski begitu, MUI menyerukan…

    Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H: Lebaran 2026 Tanggal 21 Maret

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) telah melaksanakan sidang isbat penetapan Lebaran 2026. Hasilnya, Lebaran 2026 atau 1 Syawal 1447 H pemerintah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. “Disepakati bahwa tanggal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *