Kapolresta: KNPB tunggangi demo berupaya ganggu pilkada

Kapolresta: KNPB tunggangi demo berupaya ganggu pilkada

  • Jumat, 15 November 2024 15:03 WIB
Kapolresta: KNPB tunggangi demo berupaya ganggu pilkada
KNPB saat menggelar aksi demo di Jayapura, Jumat (15/11). (ANTARA/HO/Dokumentasi)

“Sejak Kamis (14/11) KNPB telah dihimbau untuk tidak melakukan aksi long march, namun tetap melakukannya dan karena aksi tersebut sudah mengganggu ketertiban umum serta menutup badan jalan, maka dilakukan pembubaran,”

Jayapura (ANTARA) – Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor Mackbon menyatakan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menunggangi demo dan bertujuan menganggu kelancaran Pilkada 2024.

Aksi demo yang dimotori KNPB, Jumat (15/11) berkumpul di lingkaran abe bawah atau tepatnya di traffic light Abepura dibubarkan karena mengganggu ketertiban umum.

“Sejak Kamis (14/11) KNPB telah dihimbau untuk tidak melakukan aksi long march, namun tetap melakukannya dan karena aksi tersebut sudah mengganggu ketertiban umum serta menutup badan jalan, maka dilakukan pembubaran,” kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor D. Mackbon di Jayapura , Jumat.

Dijelaskan, personel Polresta Jayapura Kota juga sudah memberikan kebijakan agar mereka menyampaikan aspirasi di tempat saja, tapi tidak direspon sehingga kepolisian mengambil langkah membubarkan massa sesuai prosedur.

Massa yang membawa bendera KNPB sempat melakukan perlawanan hingga membuat salah satu anggota Polri menjadi korban dan kini dirawat di RS Bhayangkara sehingga meminta pihak korlap untuk bertanggungjawab.

“Memang benar salah seorang anggota menjadi korban dan mengalami luka di mulut dan mata,” katanya.

Dia mengatakan luka yang dialami anggota masih dilidik apakah akibat lemparan batu atau amukan massa, karena pembubaran yang dilakukan anggota sudah sesuai protap.

Kapolresta Jayapura Kota mengakui, demo yang dilakukan memang mengangkat isu transmigrasi namun semuanya ditumpangi KNPB yang berkeinginan memisahkan diri dari NKRI.

“Aksi demo yang dilakukan bertujuan mengganggu kelancaran pelaksanaan pilkada di Kota Jayapura,” tegas Victor Mackbon.

Sebanyak 500 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi demo .
 

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *