Karding: Presiden Prabowo biayai retreat kabinet dengan uang pribadi

Karding: Presiden Prabowo biayai retreat kabinet dengan uang pribadi

  • Senin, 28 Oktober 2024 00:03 WIB
Karding: Presiden Prabowo biayai retreat kabinet dengan uang pribadi
Presiden Prabowo Subianto menyapa warga saat meninggalkan Akademi Militer usai memimpin kegiatan pembekalan, rapat kerja dan retreat Kabinet Merah Putih 2024-2029 di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024).ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr/pri.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto membiayai kegiatan retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, dengan uang pribadi.

“Pak Prabowo yang membiayainya sendiri,” kata Karding dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu malam.

Retreat Kabinet Merah Putih berlangsung dari Kamis (24/10) hingga Minggu hari ini.

Retreat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto memberikan kesan positif dari para jajaran anggota kabinet.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, semakin memperjelas orientasi pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Acara ini keren banget. Sangat menyenangkan dan menggembirakan. Pertama, saya merasa retreat ini menambah kejelasan visi, misi dan tujuan serta orientasi pemerintahan yang dipimpin Pak Prabowo,” kata Raja Juli Antoni.

Raja Juli mengatakan orientasi pemerintahan Prabowo-Gibran adalah kesejahteraan rakyat dan kemandirian bangsa.

Ia menyampaikan sesi retreat diperkuat oleh sesi-sesi materi oleh para menteri dan kepala badan yang memberikan orientasi pemerintahan ke depan.

Sementara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan retreat yang diadakan selama 24-27 Oktober 2024 bagi Kabinet Merah Putih membentuk dan menciptakan para anggotanya menjadi “super team” untuk dapat memecahkan berbagai masalah negara.

“Nomor satu, kompak. Tidak ada 'Superman' yang ada 'super team'. Semua itu anak buah Presiden, tidak ada yang jagoan sendirian. Semua koordinasi,” kata Maruarar.

Baca juga: Menhan: Kekompakan adalah modal utama untuk capai target kerja
Baca juga: Usai ditatar Presiden, Menteri LH tancap gas benahi sampah di Jakarta
Baca juga: Mentan paparkan konsep swasembada di Retreat Kabinet Merah Putih

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Arus Balik Lebaran, 2,9 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jakarta

    Jakarta – PT Jasa Marga mencatat 2,9 juta kendaraan telah masuk Jakarta. Total sudah 86 persen kendaraan yang telah kembali ke Jakarta dalam arus balik Lebaran tahun ini. Angka itu…

    Polisi Israel pendeta memasuki Makam Suci Yerusalem pada Minggu Palma

    Umpan Berita Umat ​​​​​​Kristen di Yerusalem dan Gaza memperingati Pekan Suci di bawah kebijakan masa perang, dan polisi Israel memblokir Patriarki Latin tersebut dari Makam Suci untuk pertama kalinya dalam…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *