Jakpus tata kafe untuk kaum difabel dari Terowongan Kendal

Jakpus tata kafe untuk kaum difabel dari Terowongan Kendal

  • Jumat, 25 Oktober 2024 15:03 WIB
Jakpus tata kafe untuk kaum difabel dari Terowongan Kendal
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma meninjau persiapan penataan kembali kafe difabel yang direlokasi dari Terowongan Kendal ke kompleks Kantor Wali Kota kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir. Jumat (25/10/2024). ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan penataan kembali kafe untuk kaum difabel yang direlokasi dari Terowongan Kendal ke komplek Kantor Wali Kota kota Jakarta Pusat agar ada peningkatan perekonomian warga yang tergolong disabilitas tersebut.

 
“Kita bermaksud untuk mengembangkan ekonomi kaum difabel melalui usaha kopi karena kopinya juga nikmat, mudah-mudahan karyawan di lingkungan kantor wali kota juga dapat menikmatinya,” kata Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Jakarta, Jumat.
 
Dhany menyebutkan, nantinya juga disiapkan makanan pendamping kopi yang akan ditempatkan di stan yang digunakan pada pameran flora-fauna sebelumnya sehingga nantinya berasa di Lapangan Banteng.
 
“Tentunya ini kita berkolaborasi dengan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) terkait pemanfaatan asetnya dan tentunya turut menggandeng Baznas-Bazis Kota Jakarta Pusat,” ujar Dhany.
Dhany menargetkan pengerjaan penataan dan relokasi tersebut selesai pada 10 November 2024 atau bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Baca juga: Jakpus lakukan beragam strategi untuk majukan UMKM
Baca juga: 47.677 warga ikuti pembinaan Jakpreneur di Jakpus

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama pihak terkait menyatakan terus menata pedagang kaki lima (PKL) di lokasi sementara (loksem) sebagai bagian dari penataan kawasan di wilayah tersebut.
 
​​​​​Penataan dilakukan bersama kolaborator dan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM). Dengan demikian penataan akan lebih bagus tanpa harus menggusur PKL yang selama ini berada di loksem.
 
Hal ini dilakukan mengingat aspek perekonomian Jakarta sebanyak 65 persen dipengaruhi oleh pedagang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
 

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *