Pesawat Pekanbaru-Batam gagal mendarat karena cuaca buruk Kamis pagi – RakyatPos.ID Network

Iya benar ada, pesawat Lion Air JT3238 dari Pekanbaru dengan jumlah penumpang 186 orang

Batam (RakyatPos.ID) – Pesawat Lion Air JT3238 rute Pekanbaru-Batam sempat gagal mendarat di Bandara Hold Nadim akibat hujan berkepanjangan sejak pagi yang melanda Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis.

“Iya benar ada, pesawat Lion Air JT3238 dari Pekanbaru dengan jumlah penumpang 186 orang,” ujar Humas PT Bandara Internasional Batam (BIB) Badrudin Pedro saat dihubungi di Batam Kepri, Kamis.

Dia menyebutkan pesawat tersebut sempat memutar balikkan pesawatnya kembali ke bandara asal di Pekanbaru karena cuaca buruk. Namun selang dua jam kemudian, pesawat tersebut kembali lagi ke Batam dengan selamat.

“Mereka sempat balik ke bandara asal. Harusnya pesawat dari Pekanbaru itu mendarat di Batam pukul 07.30 WIB, karena kembali ke bandara asal, mereka melanjutkan kembali penerbangan ke Batam sekitar dua jam kemudian dan berhasil tiba di Bandara Hold Nadim pukul 10.15 WIB,” ucapnya.

Baca juga: PT BIB targetkan rute penerbangan jangkau seluruh provinsi di 2023

Sementara itu Koordinator Bidang Recordsdata dan Informasi BMKG Hold Nadim Batam Suratman menjelaskan pada pagi hari tadi memang jarak pandang di langit Batam dikategorikan buruk.

Dari info BMKG Hold Nadim Batam, pada pagi hari pukul 08.00-09.30 WIB tercatat jarak pandang hanya sejauh 400 meter hingga 1.500 meter.

“Kalau secara umum untuk jarak pandang di bawah 1.000 meter termasuk kategori sangat buruk,” katanya.

Namun dia memastikan bahwa untuk siang hari ini jarak pandang di langit Batam sudah kembali approved.

“Kalau untuk jarak pandang sekarang sudah membaik sekitar 9-10 kilometer,” ucap Suratman.

Baca juga: BMKG Batam sebut musim angin utara penyebab cuaca ekstrem di Kepri

Pewarta: Ilham Yude Pratama
Editor: Risbiani Fardaniah
Sumber : A N T A R A

RakyatPos.ID Networks

Visitor 3

Redaksi Pos

Related Posts

Trump mendesak Iran untuk 'menyerah saja'; harga minyak melonjak di tengah kebuntuan Hormuz

Kebuntuan di Selat Hormuz mendorong harga minyak global di atas $120 per barel, dengan harga rata-rata gas di AS mencapai titik tertinggi dalam empat tahun terakhir. Durasi Video 02 menit…

Carney, yang 'kuat dan tegas' di tahun pertama, kini harus memenuhi janjinya

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mulai menjabat tahun lalu di tengah serangkaian tindakan agresif yang dilakukan negara tetangganya di wilayah selatan itu. Presiden Amerika Serikat yang baru saja dilantik, Donald…