Sekjen PBB sambut baik perpanjangan kesepakatan biji-bijian

Washington (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menyambut baik perpanjangan kesepakatan biji-bijian Ukraina pada Rabu dan mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas kerja samanya dengan badan dunia tersebut.

“Kami mendapatkan perkembangan yang positif dan signifikan. Konfirmasi dari Federasi Rusia untuk melanjutkan partisipasi mereka dalam Inisiatif Laut Hitam untuk 60 hari ke depan. Saya menyambut keputusan ini,” kata Guterres dalam konferensi pers.

Pernyataan Guterres disampaikan beberapa jam setelah Erdogan mengumumkan kesepakatan itu, yang akan berakhir pada 18 Mei, diperpanjang hingga dua bulan.

“Dengan upaya negara kami, dukungan teman Rusia kami, dan kontribusi dari teman Ukraina kami, telah diputuskan untuk memperpanjang kesepakatan koridor biji-bijian Laut Hitam untuk dua bulan ke depan,” kata Erdogan dalam pidatonya kepada kepala provinsi, wakil, dan walikota dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) melalui tautan video.
Baca juga: Rusia perpanjang kesepakatan ekspor biji-bijian Laut Hitam

Guterres mengatakan perpanjangan tersebut merupakan kabar baik tetapi masalah yang belum terselesaikan tetap ada.

“Sekali lagi saya mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada Presiden Erdogan dan pemerintah Turki atas upaya mereka bekerja dalam koordinasi permanen dengan PBB,” kata Sekjen PBB itu.

Turki, PBB, Rusia dan Ukraina awalnya menandatangani kesepakatan itu di Istanbul pada Juli tahun lalu untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari tiga pelabuhan Laut Hitam Ukraina, yang tertunda setelah perang Rusia-Ukraina dimulai pada Februari 2022.

Pusat Koordinasi Bersama dengan petugas dari tiga negara dan PBB didirikan di Istanbul untuk mengawasi pengiriman.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Ukraina punya pilihan lain jika perjanjian ekspor gandum berakhir

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2023

  • Redaksi Pos

    Related Posts

    KPK: Eks Sekjen Kemnaker Diduga Terima Rp 12 M, Masih Dapat Saat Pensiun

    Jakarta – KPK mengungkap mantan Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Hery Sudarmanto (HS), menerima sejumlah uang dalam perkara pemerasan izin tenaga kerja asing (TKA). Aliran uang yang diterimanya sekitar Rp 12…

    Sekjen PDIP Beberkan Penyebab Ongkos Pilkada Langsung Mahal

    SEKRETARIS Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjelaskan alasan partainya menolak wacana untuk menghidupkan kembali pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia mengatakan penyebab tingginya ongkos pilkada adalah sistem…