
InhuPost, JAKARTA – Keberadaan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) sebagai organisasi dirasakan besar manfaatnya bagi Luwy. Pasalnya, sebagai anggota Gapki, Luwy yang bekerja di Grup Tunas Sawa Erna, grup perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Papua ini, mendapatkan dukungan dari GAPKI, ketika menghadapi persoalan sosial dan lingkungan.
“Waktu itu tahun 2017, perusahaan banyak mendapat kecaman dari LSM lingkungan dan sosial. LRedaksi Posn perusahaan minim publikasi, maka kami berjuang sendiri mengatasi berbagai persoalan tersebut,” ungkap Luwy.
Lebih lanjut tuturLuwy, lantas pihaknya memperoleh dukungan dari GAPKI dalam mengatasi persoalan tersebut. Dimana, GAPKI membantu perjuangan perusahaan dalam memberikan penjelasan kepada pemerintah, LSM dan publik.
BACA JUGA: Wapres Ma’ruf Amin Buka Munas XI GAPKI: Kelapa sawit yang Berkelanjutan Menjadi Keharusan
“Setelah lelah berjuang sendirian, kami bersyukur ada GAPKI yang mau membantu kesulitan anggotanya, ” Kata Luwy menjelaskan kepada InhuPost, Sabtu (4/3/2023).
Akhirnya, persoalan perusahaan dapat di atasi berkat dukungan penuh dari Gapki sebagai organisasi anggotanya. “Saat itu, pengurus GAPKI, banyak membantu perjuangan kami,” ujar Luwy.
BACA JUGA: Kabar Gembira!! GAPKI Bakal Lantik Cabang Papua di Bali
Kedepan, Luwy berharap, organisasi GAPKI lebih maju dan memberikan keuntungan besar bagi anggotanya. “GAPKI harus lebih kencang berlari, supaya manfaatnya dapat lebih dirasakan anggota,” tandas dia. (T1)
Dibaca : 20
Dapatkan replace berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – News Exchange”, caranya klik link InhuPost-News Exchange, kemudian be half of. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.






