NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo

50 Petani Sawit Swadaya Aceh Utara Ikut Diklat Pengolahan Kelapa Sawit - InfoSAWIT

featured image

InhuPost, JAKARTA- Diungkapkan Ketua Koperasi Produsen Perkebunan Berkat Bunga Damai, Abu Bakar AR, sebelum dilakukannya kegiatan pelatihan, para anggota koperasi mengadakan rapat guna merencanakan pelaksanaan peserta Diklat berbasis kompetensi bidang pengolaha kelapa sawit untuk 50 calon operator pabrik kelapa sawit.

Koperasi yang berlokasi di Desa Gampong Cotgirek, Kab Aceh Utara, berencanan meningkatkan kualitas komptenesi anggotanya dengan melakukan kerjasama pelatihan dengan  Balai Diklat Industri Medan, di Sumatera Utara dibawah Kementerian Perindustrian RI.

“Kegiatan diklat ini bertujuan bila nanti koperasi memperoleh bantuan pabrik kelapa sawit dari pemerintah yang didukung dari dana hibah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berkapasitas 30 ton TBS/Jam,” katanya yang juga sebagai Ketua Serikat Petani Kelapa Sawi (SPKS) Aceh Utara, kepada InhuPost, Sabtu (14/1/2023).

BACA JUGA: 240 Petani Sawit Swadaya Anggota Karya Serumpun Lulus Audit RSPO

Lebih lanjut tutur Abu Bakar, sesuai yang telah diajukan kepada Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, guna memperoleh dukungan pendanaan BPDPK untuk Sarana dan Pra Sarana. “Pemenuhan syarat sudah hampir selesai, bahkan tahap studi kelayakan sudah dilakukan, langkah ini juga didukung SPKS,” katanya.

Kata Abu Bakar, lahan perkebunan kelapa sawit anggota Koperasi Berkat Bunga Damai yang dikelola petani sawit swadaya mencapai kurang lebih 7.000 ha, sebab itu pihaknya optimis pembangunan Pabik Kelapa Sawit (PKS) tersebut bisa terwujud di 2023 ini.

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Jambi Siap Sertifikasi ISPO dan RSPO, Hanya Saja..

“Ini impian kami untuk memiliki PKS sendiri dengan memanfaatkan dana bantuan dari pemerintah, kami siap mengikuti aturan sesuai Kepditjenbut Nomor 273 tahun 2020 juga Permentan No 3 tahun 2022 tentang syarat pengajuan saprras,” katanya.

Cara demikian kata Abu bakar, supaya para petani sawit swadaya khususnya di Aceh Utara mampu mandiri dan berdikari. (T2)

Dibaca : 820

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Knowledge Update”, caranya klik link InhuPost-Knowledge Update, kemudian be half of. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.