Harga CPO KPBN 13 Januari 2023 Turun Lagi Rp 168/kg, Seminggu Sudah Harga CPO Melemah – InfoSAWIT

featured image

InhuPost, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama NusRedaksi Pos (KPBN) tercatat turun menjadi Rp 11.250/kg pada Jumat (13/1/2023), dengan demikian terdapat penurunan sekitar Rp 168/Kg, bila dibandingkan dengan harga CPO pada Kamis (12/1/2023) yang mencapai Rp 11.418/kg.

Sementara dari informasi yang didapat InhuPost dari KPBN, untuk wilayah Dumai harga CPO mencapai Rp 11.250/Kg. Serta harga  CPO wilayah Lampung mencapai Rp 11.050/Kg. Dengan demikian penurunan harga CPO ini telah terjadi selama seminggu terakhir. Penurunan harga CPO ini terjadi disaat Indonesia akan menerapkan kebijakan campuran biodiesel 35% dengan minyak photo voltaic atau tren disebut B35, pada Februari 2023 mendatang.

Dikatakan Direktur Bioenergi, Kementerian ESDM, Edi Wibowo, arrangement penyaluran program B35 di tahun 2023, diperkirakan sebesar lebih dari 13,15 juta kiloliter (kL), yang akan menghemat devisa sekitar US$ 10,75 miliar atau setara Rp 161 triliun

Berikut rincian hasil Soft KPBN  (Rp./Kg), Excld PPN periode Jumat (13/1/2023):

CPO_________

Franco Dumai Rp. 11.250-KJA

Lampung Rp. 11.050-LDC

(T2)

Dibaca : 813

Dapatkan replace berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari InhuPost.com. Mari bergabung di Grup Telegram “InhuPost – Files Update”, caranya klik hyperlink InhuPost-Files Update, kemudian join. Anda harus set up aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

  • Redaksi Pos

    Related Posts

    Pemimpin kelompok kriminal Los Lobos yang berbasis di Ekuador ditangkap di Mexico City

    Angel Esteban Aguilar diduga mendalangi pembunuhan calon presiden Ekuador pada tahun 2023. Otoritas penegak hukum telah mengumumkan bahwa pemimpin kelompok kejahatan Ekuador Los Lobo ditangkap di bandara internasional di Mexico…

    Presiden Nigeria Tinubu bertemu bangsawan dalam kunjungan kenegaraan Inggris

    Dengan perdagangan antara kedua negara yang mencapai rekor tertinggi, Charles menggunakan kunjungan dua hari tersebut untuk menyoroti hubungan budaya dan komersial yang mendalam antara kedua negara. Raja Charles III dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *