Afrika Selatan tidak berlakukan pembatasan perjalanan bagi negara lain

featured image

Jakarta (Redaksi Pos) – Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla pada Selasa (10/1) mengatakan negaranya tidak memberlakukan pembatasan untuk negara lain yang mengalami lonjakan kasus infeksi COVID-19 menyusul pendeteksian varian Omicron XBB.1.5 di negara tersebut. 

“Kami tidak memberlakukan pembatasan atau persyaratan perjalanan apa pun untuk China, Amerika Serikat (AS), atau negara mana pun yang sedang mengalami lonjakan infeksi,” ujar Phaahla saat memberi pengarahan terkait COVID-19 kepada media secara virtual.

Seorang pasien dengan varian XBB.1.5 terdeteksi pada 27 Desember lalu dalam sebuah pengambilan sampel acak dan component lebih lanjut masih belum diketahui, katanya.

Phaahla mengatakan mereka telah melibatkan ilmuwan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan komite penasihat kementerian, yang menyarankan bahwa pembatasan perjalanan secara within maupun untuk negara mana pun tidak perlu diberlakukan.

“Kami disarankan untuk meningkatkan pengawasan dan vaksinasi. Kami akan melakukan pengujian air limbah pada pesawat dari China, AS, atau negara mana pun yang sedang mencatatkan lonjakan infeksi guna memeriksa virus tersebut. Kami akan meningkatkan komunikasi dan pesan agar orang-orang mendapatkan suntikan vaksin atau dosis penguat (booster),” lanjutnya.

Michelle Groome, seorang pejabat di Institut Nasional untuk Penyakit Menular, mengatakan pengujian air limbah di pesawat akan dimulai pekan depan sebagai bagian dari upaya pengawasan. 

Pewarta: Xinhua

Editor: Desi Purnamawati

COPYRIGHT © Redaksi Pos 2023

  • Redaksi Pos

    Related Posts

    Inggris menyatakan penyelenggara protes pro-Palestina bersalah karena melanggar peraturan polisi

    Human Rights Watch mengecam putusan terhadap Ben Jamal dan Chris Nineham sebagai langkah ‘politik’ untuk membungkam perbedaan pendapat. Dua pemimpin masyarakat sipil telah dinyatakan bersalah pedoman protes di Inggris selama…

    Bagaimana sekutu NATO menolak tuntutan perang Trump terhadap Iran?

    Hubungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan sekutu NATO semakin memburuk seiring dengan memburuknya hubungan tersebut Perang AS-Israel melawan Iran sudah memasuki bulan kedua. Semakin banyak mitra yang menolak permintaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *